p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socio Religia
astuti, yuliana Widi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI WELASAN SEBAGAI MEDIA KECERDASAN SPIRITUAL DAN SOSIAL DI MASYARAKAT Salim, Luthfi; astuti, yuliana Widi; Sani, Nisvi
Socio Religia Vol. 4 No. 1 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i1.16836

Abstract

Agama dan tradisi dapat hidup berdampingan yang saling mempengaruhi, karena memiliki nilai dan simbol. Agama merupakan sistem kepercayaan yang dilambangkan nilai ketaan kepada Tuhan. Tradisi merupakan sebuah kebiasaan yang diulang-ulang kegenerasi yang menjadikan sistem dalam kehidupan. Tradisi welasan pada konteks ini adalah bentuk ritual keagamaan berupa amalan-amalan dari para leluhur yang menceritakan Kisah Syekh Abdul Qodir AL-Jaelani dalam bermahabbah kepada Rosulullah. Agama pada tradisi welasan memiliki pengaruh dalam tatanan kehidupan, karena agama tanpa tradisi hanyalah kolektivitas yang tidak akan mendapatkan tempat atau berkembang sebagai agama pribadi. Studi ini bertujuan menjelaskan bagaimana tradisi welasan dalam membentuk kecerdasan spritual dan sosial pada masyarakat. Metode dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data berupa observasi dimana peneliti mengamati secara langsung dilapangan, wawancara mendalam yang dimana peneliti berkomunikasi secara verbal dalam bentuk percakapan untuk memperoleh gambaran umum deskripsi lokasi penelitian. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi welasan memberikan kontribusi yang sangat baik dalam kehidupan sosial dan keagamaannya karena memiliki kecerdasan sosial dan spritual seperti menciptakan kerukunan, kepedulian, saling empati, serta memiliki wujud ketentraman hati dan jiwa, yang menjadikan masyarakat memiliki nilai-nilai kesalehan sosial.
Mobilitas Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Buruh PLTU Rosana, Ellya; Astuti, Yuliana Widi
Socio Religia Vol. 5 No. 1 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i1.23200

Abstract

 Kebutuhan manusia yang semakin kompleks memaksa seseorang harus terus berusaha untuk mencari pekerjaan demi bisa memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut manusia melakukan perubahan-perubahan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik. Dalam penelitian ini, gerak perubahan yang dimaksud oleh peneliti adalah perubahan atau peralihan mata pencaharian masyarakat yang mengalami mobilitas menjadi buruh industri PLTU. Mobilitas sosial secara tidak langsung akan berdampak pada kesejahteraan pelaku mobilitasnya. Berdasarkan permasalahan diatas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah. tentang proses mobilitas sosial buruh PLTU dan PLTU dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Tarahan. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (Field reserch). Adapun sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif yaitu penulis akan mendeskripsikan data temuan lapangan. Metode pengumpulan data berupa observasi dimana peneliti mengamati secara langsung dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses mobilitas sosial masyarakat sehingga menjadi buruh di industri PLTU dikarenakan beberapa faktor pendorong yaitu, faktor ekonomi, faktor penggusuran lahan, faktor iklim dan faktor keahlian seseorang. PLTU memiliki peran yang sangat besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial keagamaan masyarakat desa melalui program-program yang dimiliki, yaitu, program pertanian, program ternak bergilir, subsidi pembangunan sarana dan prasarana desa, program sunat massal, program berbagi di bulan ramadhan, Program Sumur Bor Dan Kamar Mandi Permanen  dan program pemotongan hewan qurban