Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESEIMBANGAN TERMAL SISTEM PENDINGIN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK ORC (ORGANIC RANKINE CYCLE) KAPASITAS 500 kW Maulana, Yahya; Gaos, Yogi Sirodz; Wiradinata, Irvan
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.647 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i1.2354

Abstract

Sistem pendingin Organic Rankine Cycle (ORC) merupakan komponen sistem pendingin yang sangat penting. Sistem ini terdiri dari kondensor, dry cooler, dan pompa yang berfungsi untuk memaksimalkan efisiensi pada sistem ORC. Jenis kondensor yang digunakan yaitu jenis one shell one pass tube fluida yang juga digunakan pada sistem pendingin, n-pentane (sebagai fluida panas) dan air (sebagai fluida dingin). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan keseimbangan termal pada kondensor, dry cooler, dan pompa serta  mendapatkan hasil perhitungan analisis termal pada laju perpindahan panas fluida n-pentane dan fluida air pendingin pada kondensor, dry cooler, dan pompa ORC 500 kW. Proses pendinginan pada sistem pendingin ORC pada dry cooler telah mencapai temperatur pendingin optimum pada nilai temperatur 25°C sampai 35°C. Hal ini ditunjukkan pada nilai temperatur pendingin dry cooler berkisar pada temperatur 31°C sampai 32°C. Keseimbangan energi pada laju perpindahan panas n-pentane Qdc = 2,34 kW sedangkan laju energi yang diterima fluida air dingin yaitu Qc = 1,70 kW dan laju energi pada dry cooler Qeq = 0,64 kW menurut perhitungan diagram p-h.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Linear Pada Mata Kuliah Matematika Dasar Malay, Irvan; Maulana, Yahya; Purba, Tria Magdalena; Telaumbanua, Sapta Anugrah; Claudia, Tok Fasya Ananda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36386

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai jenis masalah yang dihadapi siswa dalam mata kuliah Matematika Dasar saat mengerjakan soal persamaan linear. Meskipun materi persamaan linear termasuk dalam materi yang telah dipelajari di kelas sebelumnya, banyak siswa yang melakukan kesalahan saat menyelesaikannya. Kesalahan perhitungan terkait dengan pemahaman konsep dan penggunaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Metode purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian dari 30 mahasiswa semester pertama. Peneliti menggunakan alat diagnostik, yaitu soal uraian dan wawancara yang didasarkan pada tugas. Untuk menentukan jenis kesalahan yang muncul pada setiap tahap penyelesaian soal, analisis data menggunakan tahapan kesalahan Newman.Hasil menunjukkan bahwa kesalahan tahap transformasi juga dikenal sebagai kesalahan transformasi adalah yang paling sering terjadi, sebesar 40%, terutama saat mahasiswa mencoba mengubah masalah kontekstual menjadi model matematika. Selain itu, ditemukan kesalahan keterampilan proses sebesar 20%, juga dikenal sebagai kesalahan keterampilan proses. Kelemahan mahasiswa dalam melakukan operasi aljabar dengan benar dikaitkan dengan temuan ini. Kesulitan tersebut menunjukkan bahwa pemahaman konsep aljabar, terutama prinsip kesetaraan dalam operasi matematika, masih belum dikuasai secara baik oleh sebagian mahasiswa.Berdasarkan hasil yang diperoleh, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi matematis sejak awal perkuliahan.Selain itu, penggunaan media visual dan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual perlu ditingkatkan agar mahasiswa dapat memahami konsep persamaan linear secara lebih bermakna dan mengurangi miskonsepsi yang terjadi.