Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMROSESAN DATA SATELIT ALTIMETRI DAN TIDE GAUGE UNTUK PENGAMATAN SEA LEVEL CHANGE DI INDONESIA STUDI KASUS SAMUDRA INDONESIA (Studi Kasus:Samudera Indonesia, 9 LS –6 LU dan 95 BT - 116 BT) Nadar, Sonny Widyagara; Handoko, Eko Yuli; Napitu, Asmi Marintan
GEOID Vol. 4 No. 2 (2009)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v4i2.1272

Abstract

Perubahan muka laut ( Sea Level Change ) merupakan salah satu fenomena yang terjadi akibat beberapa faktor yang dapat dibilang kompleks. Perubahan ini dapat memberikan dampak yang merugikan pada manusia khususnya manusia yang tinggal didaerah pesisir apabila besar kenaikannya sangat signifikan. Dampak dari pemanasan global merupakan salah satu pemicu dari perubahan muka laut ( Sea level Change ). Teknologi yang ada saat ini sangat membantu dalam pengamatan Sea Level Change, khususnya penggunaan teknologi satelit Altimetri. Satelit Altimetri memiliki kemampuan untuk mengamati fenomena yang terjadi diwilayah perairan, seperti yang dilakukan dalam penelitian ini yang menggunakan data satelit Altimetri untuk melakukan pengamatan Sea level Change dalam selang waktu 2002 – 2005. Penelitian ini menggunakan data biner satelit altimetri atau MGDR ( Merged Geophysical Data Record ) untuk kemudian dilakukan proses konversi dan diolah untuk mencari nilai Sea Level Anomaly pada beberapa titik pengamatan, yang merupakan parameter dalam penentuan Sea Level Change. Hasil yang diperoleh akan dioverlaykan gambarnya dengan data pasang surut, dan diamati trend yang terjadi antara hasil yang diperoleh dengan satelit Altimetri dan Pengamatan Pasang surut. Adapun hasil yang diperoleh menunjukkan trend yang sama antara data pasang surut dan satelit altimetri dan perubahan muka laut dari tahun 2002 – 2005 sangat dinamis, yaitu terjadi kenaikan dan penurunan.
Evaluating Mine Land Reclamation Policy In Indonesia: The Case Study Of East Kalimantan Province Nadar, Sonny Widyagara; Supriyono, Bambang; Nuh, Muhammad; Jones, Thomas Edward
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2018.004.03.7

Abstract

The focus of this research is evaluating the mine land reclamation policy in East Kalimantan based on framework developed by Europe Environmental Agency (EEA). Using the reclamation rate as main indicator, the results show that there was no significant increase in reclamation rate after the regulation was issued (2017) compared to the pre-regulation era (2013). In fact the reclamation ratio of disturbed land actually decreased from 67.91% to 62.98% while the revegetation ratio to disturbed land increased slightly from 42.55% to 43.29%, showing that further research and an action plan is needed.