Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN MENGGUNAKAN VEHICLES TRACKING ANALYSIS (STUDI KASUS: JALAN LINGKAR LUAR BARAT KOTA SURABAYA) . , Yuwono; Budisusanto, Yanto; Rozi , Akhmad Fatkhur
GEOID Vol. 14 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v14i2.1614

Abstract

Jalan Lingkar Luar Barat Surabaya merupakan akses jalan baru yang bertujuan untuk mengurai kemacetan lalu lintas. Direncanakan Jalan Lingkar Luar Barat Kota Surabaya menghubungkan dari arah utara yaitu Jalan Tambak Osowilangon menuju ke arah selatan yaitu ke Jalan Lakarsanti Raya dengan melewati jalan Tol Surabaya-Gresik. Aspek geometrik merupakan salah satu bidang yang dikaji dalam tahap studi pra kelayakan, karena bentuk dan ukuran dari desain jalan raya harus secara rinci direncanakan sedimikian rupa sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota dalam hal ini digunakan pedoman perencanan jalan raya yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga yang menjadi landasan dalam merumuskan bentuk dan ukuran dari desain jalan raya. Isi pedoman tersebut yang lengkap serta didukung dengan kemajuan teknologi informasi, pedoman tersebut dapat dijadikan sebagai data pendukung dalam penentuan parameter evaluasi geometrik jalan berbasis pemodelan dan simulasi (modelling & simulation). Vehicles Tracking Analysis adalah metode evaluasi geometrik rencana jalan dalam bentuk 3D menggunakan perangkat lunak AutoCAD Civil 3D lisences student dan 3D Studio Max lisences student. Hasil kualitas pemodelan jalan setelah dilakukan uji korelasi sebesar 0,999 untuk bagian panjang busur lingkaran dan 0,999 untuk bagian posisi alinyemen horizontal. Kemudian setelah dilakukan simulasi uji geometrik menggunakan kendaraan rencana (kecil, sedang dan besar) diperoleh kesimpulan bahwa perencanaan geometrik jalan lingkar luar barat Surabaya telah memenuhi spesifikasi teknis. Beberapa faktor yang mendukung ketercapaian spesifikasi teknis dalam uji simulasi kendaraan rencana adalah radius alinyemen horizontal dan lebar lajur.
ANALISIS KENAIKAN MUKA AIR LAUT INDONESIA TAHUN 1993-2018 MENGGUNAKAN DATA ALTIMETRI Handoko, Eko Yuli; . , Yuwono; Ariani, Reny
GEOID Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan muka air laut (sea level rise) merupakan konsekuensi dari perubahan iklim yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan infrastruktur, serta ancaman tenggelamnya kawasan pesisir Indonesia yang ditinggali oleh 60% penduduknya. Sejak akhir abad ke-19, perubahan kedudukan air laut diamati dari stasiun pasang surut di sepanjang garis pantai. Namun, pengamatan stasiun pasang surut memiliki keterbatasan dalam jumlah, distribusi, dan jangkauannya, serta adanya pengaruh land subsidence. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis tren kenaikan muka air laut Indonesia menggunakan data pengamatan misi referensi satelit altimetri, yaitu Topex/Poseidon, Jason 1, Jason 2, dan Jason 3. Setelah dilakukan least square intercalibrated dan a-seasonal-trend decomposition procedure based on loess diketahui bahwa laju sea level rise di Indonesia +4,5 mm/tahun pada periode tahun 1993-2018. Tren linier bernilai positif ini menunjukkan bahwa ketinggian muka laut di Indonesia akan terus meningkat dengan persamaan y = 4,6x - 9133,5 mm, dimana y adalah sea level anomaly dan x adalah waktu. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat dilakukan perencanaan pra-kejadian terhadap dampak dari sea level rise yang akan mendatang.