Lase, Lilis Febrika Putri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Proses Produksi dan Kontrol Mutu Air Galon Isi Ulang di Pabrik Kadoz Lase, Lilis Febrika Putri; Zai, Masleni; Zega, Perlindungan; Bu’ulolo, Three Putri Nirmala
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30399

Abstract

Saat ini, sejalan dengan perkembangan waktu dengan aktivitas yang padat menunjang kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi air yang cukup semakin tinggi untuk menjaga kesehatannya dan mengoptimalkan proses kerja tubuh. Hal ini, membuat air mineral dalam kemasan semakin digemari karena aksesnya yang sangat mudah dan praktis. Namun, karena aksesnya yang mudah dan praktis muncul pertimbangan tentang keamanan masyarakat mengonsumsi air mineral tersebut. Melalui hasil penelitian ini dengan observasi dan wawancara langsung pada keadaan nyata dapat meningkatkan evaluasi pabrik terkait sanitasi yang diterapkan dalam proses pelaksanaan kelola air kemasan. Salah satu kebutuhan umum rumah tangga saat ini yaitu air galon isi ulang. Beberapa informasi yang dibutuhkan disajikan dari proses pengolahan air galon isi ulang di pabrik galon kadoz. Dengan demikian, penelitian ini dapat memastikan standar keamanan air galon isi ulang aman digunakan semua kalangan dan tidak menimbulkan penyakit untuk konsumen.
Pengaruh Konsumsi Dua Sumber Karbohidrat terhadap Respons Glikemik dan Energi Tubuh Manusia Zai, Masleni; Lase, Lilis Febrika Putri; Zega, Perlindungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30588

Abstract

Karbohidrat digunakan manusia sebagai sumber energi utama tubuh. Karbohidrat masih dalam bentuk komplek yang saat diuraikan menjadi bentuk sederhana glukosa dengan rumus kimia C6H12O6 . Unsur penyusun inilah yang akan di uraikan oleh tubuh dengan proses mekanik dan kimiawi menghasilkan sumber energi terbesar yang memenuhi kebutuhan tubuh manusia dalam melakukan fungsi tubuh dan aktivitas fisiknya. Namun, terkadang dengan pemahaman awam dari beberapa kaum pecinta makanan instan, terjadi overdosis dalam mengonsumsi karbohidrat. Berdasarkan literasi dan analisis data, penulis mengumpulkan data dari informasi terpercaya dan terbaru yang mampu menjelaskan dan mengaplikasikan konsumsi karbohidrat yang sesuai untuk kebutuhan tubuh manusia yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari dan dampaknya pada sistem tubuh khususnya respons glikemik. Kesalahpahaman dalam mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan gangguan atau ketidakseimbangan dalam tubuh manusia. Melalui penelitian ini, akan memberikan studi terbaru dan pemahaman mengenai keseimbangan dalam mengonsumsi karbohidrat yang tepat untuk tubuh manusia. Untuk menyeimbangkan kebutuhan maka peneliti menyerap informasi faktor yang mempengaruhi konsumsi double karbo terhadap energi yang akan dihasilkan.
Analisis Efisiensi Fermentasi Tempeh Antara Metode Tradisional dan Modern Nazara, Agustiaman; Zebua, Putri Berlian; Lase, Suci Hati; Zega, Listen Arahan; Lase, Lilis Febrika Putri; Zega, Novelina Andriani
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5044

Abstract

This study aims to analyse the comparison of tempeh fermentation efficiency between traditional methods and modern methods based on fermentation parameter control. The research method used was a systematic literature review of 23 accredited national journal articles indexed by SINTA and published between 2013 and 2024. Articles were selected based on inclusion criteria covering discussions on fermentation parameters, tempeh product quality, and fermentation method comparisons. Data were analysed descriptively and comparatively by examining aspects of fermentation time, quality consistency, product yield, and microbial contamination levels. The results of the study show that modern fermentation methods that apply temperature control and the use of standardised starters can shorten fermentation time by 18–24% compared to traditional methods. In addition, modern methods produce better quality consistency, as indicated by lower protein content and texture variation. Product yield also increased by 12–15%, accompanied by lower levels of pathogenic microbial contamination. These findings indicate that the application of modern fermentation methods has the potential to improve the efficiency and quality of tempeh production and can be a relevant alternative for the development of small and medium-scale tempeh industries without eliminating local food characteristics.