Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Literatur Peran Vitamin D Terhadap Kadar IGF-1 Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Untary, Dwi Marlen; Alifa, Aurora; Chairunisa, Ully
Indonesian Journal of Pharmaceutical Research Vol 5, No 1 (2025): Indo J Pharm Res 2025 5 (1)
Publisher : Department of Pharmacy, Muhammmadiyah University of Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ijpr.v5i1.6955

Abstract

Abstrak: Kekurangan vitamin D adalah hal yang umum, dan—selain dari efek merugikannya yang terkenal pada kesehatan muskuloskeletal—juga telah dikaitkan dengan beberapa penyakit ekstraskeletal, seperti penyakit kardiovaskular dan imunologi atau kanker. Karena banyak dari hasil ini juga telah dikaitkan dengan perubahan dalam faktor pertumbuhan mirip insulin-1 (IGF-1) yang bersirkulasi, beberapa penelitian telah menunjukkan kemungkinan interaksi antara vitamin D dan IGF-1. IGF-1 memiliki peran kunci dalam mengatur proliferasi dan apoptosis sel serta metabolisme energi, ukuran tubuh, dan fungsi spesifik organ. Suplementasi vitamin D juga dapat meningkatkan konsentrasi IGF-1, tetapi data tentang topik ini tidak konsisten. Kemungkinan interaksi dan efek timbal balik potensial dari vitamin D dan IGF-1 menarik dua kali lipat. Pertama, konsentrasi IGF-1 yang rendah terlibat dalam patogenesis proses metabolisme yang merugikan seperti gangguan homeostasis glukosa, dan kedua, defisiensi vitamin D sangat sering terjadi pada pasien dengan defisiensi hormon pertumbuhan (GH), yang biasanya didiagnosis berdasarkan konsentrasi IGF-1 yang berkurang. Pada defisiensi GH, Vitamin D berkorelasi negatif dengan beberapa faktor risiko kardiometabolik.Kata kunci: IGF-1, Vitamin D, Diabetes Mellitus tipe 2
Pengaruh Paparan Radikal Bebas terhadap Kerusakan DNA dan Aktivasi Mekanisme Perbaikan DNA pada Sel Epitel Untary, Dwi Marlen; Chairunisa, Ully; Anggresani, Lia; Alifa, Aurora
Indonesian Journal of Pharmaceutical Research Vol 5, No 2 (2025): Indo J Pharm Res 2025 5 (2)
Publisher : Department of Pharmacy, Muhammmadiyah University of Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ijpr.v5i2.7737

Abstract

Paparan radikal bebas dikenal dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dan mengaktifkan mekanisme perbaikan sel, khususnya pada sel epitel yang sering kali terpapar stresoksidatif dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak dari paparan hidrogen peroksida (H₂O₂) terhadap kerusakan DNA dan aktivasi jalur perbaikan DNA dalam sel epitel manusia (HaCaT). Desain dari penelitian ini adalah studi eksperimental in vitro yang melibatkan lima kelompok perlakuan H₂O₂ (0–400 µM). Metode pengukuran yang digunakan mencakup viabilitas sel (MTT), produksi ROS intraseluler (DCFH-DA), tingkat kerusakan DNA (Comet assay, 8-oxo-dG ELISA, dan γ-H2AX), serta ekspresi gen/protein perbaikan DNA (OGG1, APE1, ATM, dan TP53) yang diukur melalui qPCR dan Western blot. Hasil menunjukkan bahwa paparan H₂O₂ menurunkan viabilitas sel secara signifikan pada konsentrasi ≥100 µM (p 0.05) dan meningkatkan produksi ROS secara dosis-respons hingga 7,2 kali lipat poada 400 µM. Kerusakan DNA meningkat seiring peningkatan dosis, ditunjukkan oleh kenaikan tail moment Comet assay (2,1 menjadi 65,0), peningkatan kadar 8-oxo-dG (0,35 menjadi 4,90 ng/mL), serta jumlah γ-H2AX foci per inti (0,8 menjadi 20,5). Ekspresi gen OGG1, APE1, dan ATM meningkat pada dosis rendah–sedang (50–200 µM), sedangkan aktivasi TP53 meningkat tajam pada 400 µM, menunjukkan kecenderungan menuju apoptosis atau penghentian siklus sel. Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikan bahwa paparan radikal bebas menimbulkan kerusakan DNA yang signifikan dan memicu respons perbaikan DNA, namun pada tingkat paparan tinggi kapasitas perbaikan sel menurun dan jalur stress response p53 menjadi dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara paparan oksidatif dan kapasitas perbaikan DNA dalam menjaga stabilitas genom sel epitel.Kata kunci: radikal bebas, ROS, sel epitel, perbaikan DNA, BER, γ-H2AX.
Pengaruh Digitalisasi Administrasi terhadap Kinerja Unit Rekam Medis di Rumah Saki: Studi pada Rumah Sakit Bhakti Asih Tangerang Suyitno, Edi; Alifa, Aurora; Hadiyani, Susan; Suryani, Yeni
Journal of Technology and System Information Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtsi.v1i3.5598

Abstract

Seiring deingan perkembangan transformasi teknologi kesehatan yang terus berkembang di Indonesia, penggunaan sistem di Rumah Sakit harus beradaptasi dengan era serba digital misalnya penggunaan Rekam Medis Manual yang berganti menjadi Rekam Medis EIektronik (RME). Digitalisasi merupakan proses peralihan media dokumen yang bersifat manual menjadi dokumen digital yang didalam file berekstensi misalnya pdf atau jpg yang proses peralihan ini dibantu dengan scanning dengan alat scanner. Tujuan dari penelitian ini untuk pengaruh digitalisasi administrasi: studi pada Rumah Sakit Bhakti Asih Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif dengan cara melalui wawancara mendalam (In depth Intervieiw) oleh informan. Hasil penelitian ditemukan beberapa masalah yaitu penggunaan Rekam Meidis Elektronik memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar, masih terdapat antrian untuk registrasi di loket dan juga server seiring down yang mengakibatkan SIMRS mengalami error dan loading hal ini berdampak juga pada SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).