Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Hadis: Masa Nabi SAW hingga Masa Pembukuan Hadis Muh. Fijai Marinda
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 12 (2025): NJMS - Juli 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji secara komprehensif sejarah pertumbuhan dan perkembangan hadis dari masa kenabian, periode sahabat, masa tabi'in, hingga era awal kodifikasi. Hadis, sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an, memiliki peran sentral dalam memahami syariat dan praktik keagamaan. Penelitian ini menyoroti tahapan krusial dalam transmisi dan preservasi hadis, tantangan otentisitas yang dihadapi, serta upaya gigih para ulama dalam menjaga kemurniannya. Dengan menggunakan pendekatan historis-deskriptif-analitis dan merujuk pada literatur keislaman berbahasa Indonesia, artikel ini berusaha menyajikan gambaran kronologis yang jelas tentang evolusi hadis sebagai sebuah disiplin ilmu, sekaligus memetik hikmah fundamental dari perjalanan panjangnya bagi relevansi studi hadis kontemporer di Indonesia
Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Hadis: Masa Nabi SAW hingga Masa Pembukuan Hadis Muh. Fijai Marinda
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 12 (2025): NJMS - Juli 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi hadis sebagai salah satu sumber utama ajaran Islam tidak lepas dari tantangan dalam memastikan keotentikannya. Kritik matan, sebagai salah satu tahapan penting dalam ilmu hadis, berperan krusial dalam menelaah isi dan substansi suatu hadis, melengkapi kritik sanad yang berfokus pada rantai perawi. Jurnal ini akan membahas secara mendalam kritik matan dan proses autentikasi hadis dari perspektif epistemologi. Dengan menggunakan kerangka epistemologi, kita akan menganalisis bagaimana metode kritik matan, baik yang klasik maupun kontemporer, berupaya mencapai pengetahuan yang sahih tentang hadis. Diskusi akan mencakup perbandingan antara pendekatan tradisional dan modern, serta relevansinya dalam konteks studi hadis di Indonesia.