Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan kepemimpinan Ester sebagaimana digambarkan dalam Kitab Ester, serta mengeksplorasi implikasinya bagi pengembangan kepemimpinan perempuan Kristen dalam konteks pemerintahan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi wacana kepemimpinan biblis yang sering kali mengabaikan kajian sistematis tentang tokoh kepemimpinan perempuan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini memadukan analisis tekstual narasi Ester dengan teori keterampilan kepemimpinan Robert Katz, yang mencakup keterampilan teknis, keterampilan manusiawi, dan keterampilan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ester menampilkan integrasi efektif dari ketiga domain keterampilan tersebut dalam menanggapi krisis etnis dan politik di Kekaisaran Persia. Ia menunjukkan ketepatan diplomasi, keberanian moral, visi strategis, serta ketergantungan rohani yang mendalam kepada Allah. Kepemimpinan Ester berhasil menyelamatkan bangsanya dari kehancuran dan menghasilkan transformasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemimpin perempuan Kristen perlu mengembangkan kompetensi kepemimpinan yang berlandaskan pada keunggulan profesional sekaligus nilai-nilai etis Kristen. Peran pemerintahan harus dipandang sebagai wadah pelayanan, bukan sekadar kekuasaan, dan teladan Ester menawarkan kerangka yang kuat untuk membangun kepemimpinan publik yang transformatif, berprinsip, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.