Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relationship between Employment Status, Income and Compliance with Iron Supplement Tablets with History of Anemia in Pregnant Women Salsabila, Isma
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a global problem experienced by all countries, especially developing countries. According to the 2018 Basic Health Research data, the incidence of anemia in pregnant women in 2018 was 48.9%, while in 2013 it was 37.1%, increasing by 11.8%. Researchers are interested in conducting research related to "The Relationship between Employment Status, Income, and Compliance with Iron Supplement Tablets with a History of Anemia in Pregnant Women" to determine the factors of the history of anemia in pregnant women. This type of research is quantitative with correlative analytical research using a cross-sectional design. The population used were pregnant women in Mulyasari Village, Ciampel District. The sample in this study was 30 pregnant women with total sampling. The data collection technique used a questionnaire sheet to collect primary data and secondary data through the KIA book. The analysis test used the chi square statistical test. The results of the study showed that there was no relationship between the mother's employment status and the history of anemia in pregnant women (p = 0.850). There is no relationship between family income and history of anemia in pregnant women (p = 0.506). There is a relationship between compliance with iron supplement tablet (TTD) consumption and history of anemia in pregnant women (p = 0.000). Most respondents are aged 20-35 years with the status of housewives, most respondents are already in their third trimester. Based on the results and discussion above, it can be concluded that there is no significant relationship between maternal employment status and family income with history of anemia in pregnant women. There is a relationship between compliance with iron supplement tablet (TTD) consumption and history of anemia in pregnant women.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Senam Pagi Bersama Mahasiswa KKN Untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani di Kampung Pasanggrahan Desa Gede Pangrango Kecamatan Kadudampit Barokah, Fidal Nur; Safitri, Widia; Jamila, Rizka Sanaiyal; Herawati, Dela; Syahid, Mohamad; Salsabila, Isma; Hasan, Rafa Naila; Syafaat, Habibah; Dikrillah, Dikrillah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i02.3213

Abstract

Senam sebagai kegiatan fisik yang direncanakan secara sengaja untuk membentuk dan mengembangkan keseluruhan tubuh secara harmonis.  Kegiatan senam pagi telah menjadi pilihan yang populer di masyarakat karena manfaatnya yang signifikan bagi kesehatan. Di Desa Gede Panggango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, kegiatan senam pagi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN telah memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat setempat. Mengutamakan kesehatan jasmani merupakan hal yang penting bagi kesejahteraan manusia. Melalui kegiatan senam pagi, tubuh manusia dapat merasakan sejumlah manfaat yang signifikan. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan daya tahan tubuh atau imunitas. Dengan rutin melakukan senam pagi, tubuh akan menjadi lebih kuat dalam melawan penyakit dan menjaga kesehatan. Pengalaman masyarakat Desa Gede Pangrango setelah mengikuti kegiatan senam pagi menunjukkan perasaan yang lebih baik secara fisik dan mental. Mereka merasa lebih segar, energik, dan bersemangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, dengan berpartisipasi dalam senam pagi secara bersama-sama, juga memperkuat ikatan sosial antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat.