Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI INTENSI PEJALAN KAKI DALAM MELEWATI PENYEBERANGAN JALAN DENGAN GANGGUAN PADA PELICAN CROSS Hasibah, Shafanissa; Sari, Sylvie Indah Kartika
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 13 No. 7 (2025):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail shafanissaa.h@gmail.com atau sylvie.indah2@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2025
ANALISIS METODE HIRARC PADA PEKERJAAN MAINTENANCE UNIT IMC, MAIN, DAN AUX CARRIER DI STASIUN GILINGAN PG. KEBON AGUNG, MALANG Hasibah, Shafanissa; Sari, Sylvie Indah Kartika
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.02.08

Abstract

PG Kebon Agung Malang merupakan pabrik gula yang mengalami peningkatan permintaan gula, namun tetap mempertimbangkan kualitas hasil maksimal. Stasiun yang penting dan berpengaruh terhadap proses produksi adalah stasiun gilingan. Untuk mencegah timbulnya kerusakan, maka selain proses produksi diharuskan untuk melakukan maintenance mesin di stasiun gilingan. Proses maintenance penting dilakukan karena dalam proses produksi harus ditunjang dengan perlatan yang siap bekerja dan handal sehingga mesin dapat digunakan jangka panjang dan memperlancar produksi. Namun proses maintenance tidak sepenuhnya berjalan lancar karena adanya kelalaian operator sehingga dapat membahayakan keselamatan operator. Maka diperlukan analisis dan rekomendasi dengan menggunakan metode HIRARC. Proses identifikasi didasarkan pada observasi, wawancara, dan dari data perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan dari 5 aktivitas pekerjaan terdapat risiko sebanyak 42. Risiko extreme sebanyak 2, risiko high sebanyak 28, risiko medium sebanyak 9, dan risiko low sebanyak 3. Rekomendasi perbaikan digunakan sebagai saran kepada perusahaan untuk mengurangi risiko kerja dengan menggunakan hirarki pengendalian risiko.