Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Pada Proses Pemesanan Dan Pengendalian Persediaan Part Dies Menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) : (Studi Kasus: PT. Citra Nugerah Karya) Sania Dwi Lestary; Hasyrani Windyatri; Hana Silvia Dwi Putri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.937

Abstract

Proses pemesanan dan pencatatan persediaan part dies di PT. Citra Nugerah Karya selama ini dilakukan secara manual, menyebabkan ketidakefisienan, ketidakterbacaan data, serta potensi kehilangan dokumen yang berdampak pada terganggunya proses produksi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi berbasis digital yang mampu mengatasi permasalahan tersebut sekaligus mengoptimalkan pengendalian persediaan. Pendekatan yang digunakan adalah metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall untuk merancang dan membangun sistem informasi berbasis website menggunakan platform WordPress. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap pihak engineering perusahaan. Selain itu, perhitungan persediaan dilakukan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan Reorder Point untuk tiga jenis part utama, yaitu baut, batu gerinda poles, dan fitting pneu speed. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem digital mampu mempercepat proses pencatatan, meningkatkan akurasi data, serta mempermudah pelacakan status pemesanan. Sementara itu, penerapan metode EOQ berhasil menurunkan total biaya persediaan dan memperkecil risiko kehabisan stok. Sebagai contoh, biaya total persediaan baut menurun dari Rp1.144.500 menjadi Rp1.112.864 setelah penerapan metode EOQ, disertai penambahan safety stock dan titik pemesanan ulang yang jelas. Implementasi sistem digital terintegrasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan keandalan pengendalian persediaan part dies di lingkungan industri manufaktur.