Kairin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI PERISTIWA SEJARAH KERAJAAN ISLAM NUSANTARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING Kairin
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal dan memahami sejarah kerajaan Islam di Nusantara melalui penerapan metode pembelajaran mind mapping. Metode Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas XII IPS 5 MAN 1 Majalengka dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana pada tahap pra-tindakan hanya 3 dari 34 siswa (8,8%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan setelah siklus II meningkat menjadi 21 siswa (72,4%). Penerapan metode mind mapping terbukti efektif dalam membantu siswa memahami materi secara visual, sistematis, dan lebih bermakna. Dengan demikian, metode ini layak dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif dalam pengajaran SKI di tingkat MA.
INTEGRASI PESANTREN DAN SEKOLAH NEGERI: ANALISIS REGULASI DAN KEBIJAKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 18 TAHUN 2019 TENTANG PESANTREN Kairin; Tiara Dwi Febria; Mukodas Arif Subekti
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/52rpgy78

Abstract

Artikel ini menganalisis kerangka peraturan dan kebijakan yang mengatur integrasi model sekolah berasrama Islam ke dalam sekolah negeri di Indonesia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Sekolah Berasrama Islam. Meskipun undang-undang tersebut menegaskan sekolah berasrama Islam sebagai lembaga keagamaan otonom dengan kurikulum dan sistem manajemen yang khas, sekolah negeri beroperasi di bawah sistem pendidikan nasional yang diatur oleh negara. Studi ini mengkaji kendala hukum, peluang, dan implikasi kebijakan untuk kolaborasi antara sekolah berasrama Islam dan sekolah negeri. Dengan menggunakan pendekatan analisis normatif-hukum dan kebijakan, artikel ini mengidentifikasi kendala pada kompatibilitas kelembagaan, keselarasan kurikulum, mekanisme pembiayaan, dan standar kualifikasi guru. Lebih lanjut, artikel ini mengusulkan model kolaborasi yang layak yang menghormati otonomi hukum sekolah berasrama Islam sekaligus meningkatkan pendidikan agama dan karakter di sekolah negeri. Temuan ini menggarisbawahi bahwa sekolah berasrama Islam tidak dapat diintegrasikan secara struktural ke dalam sekolah negeri tetapi dapat beroperasi melalui program berbasis kemitraan yang selaras dengan peraturan nasional. Terakhir, artikel ini bertujuan untuk memperkuat keberadaan sekolah berasrama Islam di sekolah negeri modern dengan menyediakan kerangka peraturan dan kebijakan.