Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Pencegahan Banjir Pada Daerah Rawan Bencana Di Desa Sausu Peore Fany Lairin Djala; Ni Made Dewi Susanti; Indrawan Manitu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i7.1779

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dari semua bencana alam di seluruh dunia. Dampak banjir juga dapat menimbulkan kerugian berupa kerusakan infrastruktur bangunan, jalan dan jembatan, aktifitas warga yang tidak dapat bekerja dan bersekolah hingga menimbulkan korban jiwa. banjir dapat mengakibatkan berbagai masalah yang besar terutama persoalan kesehatan. Banjir dapat mengancam jiwa manusia dimulai dari penyakit hingga kematian jika tidak ditangani secara serius. Dalam mengatasi permasalahan banjir di suatu daerah, peran serta masyarakat sangatlah penting. Masyarakat harus diberi pengetahuan terkait dengan pencegahan terjadinya banjir. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan bagaimana cara pencegahan banjir melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan banjir tersebut. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sausu Peore pada bulan Juli 2025. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang banjir, penyebab banjir dan cara mengatasi banjir
Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Triase Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Poso Indrawan Manitu; Gloria Floris Topake
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya pasien yang datang di IGD sehingga memungkin banyaknya komplenan dari keluarga terkait dengan pelayanan, maka diperlukanya managemen triase, triase merupakan suatu sistem yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk memilih atau mengkategorikan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Salah satu hal yang dapat mencegah kecemasan diperlukan pengetahuan keluarga pasien tentang triase sehingga menguragi kecemasan yang dialami oleh keluarga pasien. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi keluarga pasien (keluarga inti) yang mengantar dan menunggu anggota keluarga yang sedang dirawat di IGD, dapat berkomunikasi dengan baik, berusia lebih dari 18 tahun dan minimal telah menunggu di IGD selama 5 menit dan bersedia menjadi responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden, kueisoner yang digunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) untuk mengukur kecemasa,, dan kueisoner Pengetahuan keluarga tentang untuk mengukur pengetahuan keluarga pasien. Berdasarkan uji statistic Chi-square didapatkan hasil nilai p-value = 0,231( > 0,05), maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan pengetahuan keluarga tentang triase terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien di IGD RSUD Poso.kecemasan keluarga pasien di IGD RSUD Poso tidak tergantung pada pengetahuan yang dimiliki keluarga pasien tentang triase, namun perlu pihak RSUD Poso untuk tetap memberikan informasi dan pengetahuan tentang procedural triase agar dapat memberikan informasi yang akurat pada keluarga untuk menjadi salah satu hal yang dapat meminimalisir kecemasan.
Hubungan Penerapan Self Care Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUD Poso Indrawan Manitu; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah atau bisa disebut hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan self care dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di RSUD Poso.Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, yang melibatkan 64 responden dengan alat pengukuran kuesioner menggunakan kuesioner DSMQR yang telah dipakai oleh peneliti sebelumnya. Tingkat signifikan dalam penelitian ini adalah nilai sig (2 -tailed <0,05). Hasil Penelitian:tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan Self Caredengan kadar gula darah dengan nilai p value sebesar 0,972. Kesimpulan:Rata-rata usia responden 55-65 tahun (45,9%), dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 35 orang (54,7%), Tingkat pendidikan paling banyak Perguruan Tinggi sebanyak 20 responden (31,3%), Lama menderita DM diderita oleh responden terbanyak 30 orang (46,9%) dengan nilai durasi 3-5 tahun.Responden paling banyak memiliki kadar gula darah diabetes sebanyak 55 responden (85,9%).Responden paling banyak melakukan penerapan self care dengan baik sebanyak 38 responden (59,4%).Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan self care dengan kadar gula darah di Rumah Sakit Umum Daerah Poso dengan nilai p value 0,687