This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEJAHATAN YANG DILAKUKAN OLEH PEREMPUAN Selfiana Zainuddin; Hudi Yusuf
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan yang dilakukan oleh perempuan merupakan fenomena yang semakin mendapat perhatian baik di masyarakat maupun media massa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, faktor penyebab, serta representasi perempuan pelaku kejahatan dalam pemberitaan media di Indonesia. Data menunjukkan adanya peningkatan jumlah perempuan yang terlibat tindak pidana, dengan kasus yang bervariasi mulai dari kekerasan, pencurian, hingga kejahatan seksual. Faktor-faktor kriminogen yang mendorong perempuan melakukan kejahatan meliputi tekanan ekonomi, lingkungan sosial, perubahan nilai budaya, serta meningkatnya peran sosial perempuan dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa media massa cenderung merepresentasikan perempuan pelaku kejahatan secara stereotipikal dan negatif, seperti melalui labeling dan pelabelan sebagai sosok androgini, pendosa, penggoda, manipulator, atau istri yang buruk. Konstruksi ini tidak terlepas dari pengaruh budaya patriarki dan konsumerisme yang masih kuat di masyarakat. Dampak dari representasi tersebut adalah munculnya stigma ganda yang harus dihadapi perempuan, baik sebagai pelanggr hukum maupun pelanggar norma feminitas. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika kejahatan yang dilakukan perempuan serta mendorong media dan masyarakat untuk lebih adil dan kritis dalam memandang perempuan pelaku kejahatan. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya pendekatan multidisipliner dalam penanganan kasus kejahatan yang melibatkan perempuan, serta evaluasi terhadap praktik pemberitaan media agar tidak memperkuat stigma negatif terhadap perempuan.