Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Stres Kerja sebagai Prediktor Komitmen Organisasi pada Karyawan PT. X Adinda Putri; Mangundjaya, Wustari L; Hema Dayita
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Siber Multi Disiplin (Juli - September 2025)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v3i2.491

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana komitmen organisasional karyawan PT X di Kota Bekas dapat diprediksi oleh stres kerja. Hal ini disebabkan karena salah satu faktor terpenting yang memengaruhi keterikatan dan loyalitas karyawan di suatu perusahaan adalah komitmen organisasional. Dalam hal ini, salah satu unsur psikologis di tempat kerja, stres kerja, dianggap memiliki dampak besar pada tingkat komitmen. Penelitian ini menggunakan desain regresi linier sederhana dan metodologi kuantitatif. Sampel diambil menggunakan strategi sampling jenuh dan mencakup semua (82) karyawan PT X. Skala komitmen organisasional, berdasarkan teori Meyer dan Allen (1997), dan skala stres kerja, berdasarkan teori Shukla dan Srivastava (2016), merupakan instrumen pengukuran yang digunakan; keduanya telah menjalani uji validitas dan reliabilitas. Temuan uji regresi menunjukkan bahwa komitmen organisasional diprediksi secara negatif dan signifikan oleh stres kerja (R2 = 0,899; p < 0,05, Beta = 0,948). Hasil ini menekankan betapa pentingnya manajemen stres di tempat kerja sebagai langkah yang diperhitungkan untuk meningkatkan loyalitas dan output pekerja, terutama dalam bisnis yang sedang berkembang.
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN PERILAKU PENCARIAN BANTUAN PSIKOLOGIS PADA ANGGOTA KEPOLISIAN Anissa Salsabila Maulana; Hema Dayita; Andreas Corsini Widya Nugraha
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9857

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku pencarian bantuan psikologis di kalangan anggota kepolisian meskipun mereka memiliki tingkat stres kerja yang tinggi. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah literasi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan perilaku pencarian bantuan psikologis pada anggota Polres Metro Bekasi Kota. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 254 anggota kepolisian yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Mental Health Literacy Questionnaire (MHLQ) dan General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi kesehatan mental dengan perilaku pencarian bantuan psikologis (p < 0,05), dengan kekuatan hubungan yang tergolong sangat rendah. Hal ini berarti semakin tinggi literasi kesehatan mental, maka semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk mencari bantuan psikologis, meskipun pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan mental bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi perilaku pencarian bantuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya lain seperti penguatan dukungan sosial dan pengurangan stigma di lingkungan kepolisian untuk meningkatkan efektivitas pencarian bantuan psikologis.
Services in the School Intensive Mental Health Program Wahyu Aulizalsini; Hema Dayita
International Journal of Psychology and Health Science Vol. 4 No. 2 (2026): International Journal of Psychology and Health Science (April - June 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijphs.v4i2.2013

Abstract

Student mental health is a crucial aspect that must be addressed because it directly impacts children's development across educational, social, and emotional spheres. Schools, as strategic environments, play a crucial role in providing comprehensive and sustainable mental health services. This study aims to examine various services within intensive school-based mental health programs. The method used was a literature review, analyzing relevant scientific journals related to school-based mental health services. The results indicate that services within intensive mental health programs include guidance and counseling, psychoeducation, social-emotional skills training, and the creation of a supportive school environment. The success of program implementation is influenced by resource factors, the role of guidance and counseling teachers, and stakeholder involvement. Therefore, several programs are needed to positively impact child development within the school environment. Implementing these programs requires the direct involvement of all school stakeholders, as thorough preparation and planning are essential, as well as adaptive school policies are essential for their success.