Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Self-Efiicacy as a Predictor of Work Readiness among Vocational High School Students Shofa' Nabilah; Laila Listiana Ulya
Edukasi Vol. 19 No. 1 (2025): Educational Technology
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v19i1.29898

Abstract

Vocational High Schools (SMK) accounted for the highest unemployment rate by educational level in 2024, primarily due to a lack of work readiness. One factor that is predicted to influence work readiness is self-efficacy. This study aims to examine whether self-efficacy can significantly affect an individual's work readiness. The study was conducted using a quantitative design and engaged 102 students as respondents from 10th and 11th grades at SMK Gatra Praja, Pekalongan, selected through quota sampling. Two scales were used in this research: General Self-Efficacy Scale to measure self-efficacy and Work Readiness Scale to assess students' work readiness. This study utilized simple linear regression analysis to examine the effect of self-efficacy on work readiness. The analysis indicate that self-efficacy significantly affected work readiness, with a significance value of 0,001 < 0,05. The study also found a coefficient of determination (R²) of 0,598, indicating that self-efficacy contributed 59,8% to work readiness, while the remaining 40,2% was affected by additional factors that were beyond the scope of this study. These findings can serve as a basis for developing school-based career guidance programs aimed at fostering or enhancing students’ self-efficacy to improve their work readiness.
Strategi Pemasaran pada Wirausaha Kreator Kuliner: Studi Kasus di Ayam Panggang Jon-Gil Jessica Chandra Dewi; Laila Listiana Ulya
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6105

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran UMKM, khususnya pada pelaku usaha kuliner yang juga berperan sebagai content creator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran berbasis 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner pada usaha Ayam Panggang Jon-Gil. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan dua orang, terdiri dari satu narasumber utama dan satu significant others. Analisis data dilakukan menggunakan teknik reduksi data (open coding, axial coding, selective coding), penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara strategi pemasaran 4P dan digital marketing melalui content creation yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner, menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan pertumbuhan usaha kuliner, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, hingga keberlanjutan usaha kuliner. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku UMKM kuliner memaksimalkan pemanfaatan platform digital serta mengembangkan kreativitas dalam produksi konten untuk menghadapi persaingan yang kompetitif di era digital.
Strategi Pemasaran pada Wirausaha Kreator Kuliner: Studi Kasus di Ayam Panggang Jon-Gil Jessica Chandra Dewi; Laila Listiana Ulya
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6105

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran UMKM, khususnya pada pelaku usaha kuliner yang juga berperan sebagai content creator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran berbasis 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner pada usaha Ayam Panggang Jon-Gil. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan dua orang, terdiri dari satu narasumber utama dan satu significant others. Analisis data dilakukan menggunakan teknik reduksi data (open coding, axial coding, selective coding), penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara strategi pemasaran 4P dan digital marketing melalui content creation yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner, menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan pertumbuhan usaha kuliner, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, hingga keberlanjutan usaha kuliner. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku UMKM kuliner memaksimalkan pemanfaatan platform digital serta mengembangkan kreativitas dalam produksi konten untuk menghadapi persaingan yang kompetitif di era digital.
MAHASISWA DAN PEKERJA DI DUNIA CRYPTO : APAKAH STATUS PEKERJAAN MEMENGARUHI INDIVIDU DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI? Akhfiya Nasywa Faridah; Laila Listiana Ulya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7378

Abstract

Pesatnya pertumbuhan investasi mata uang crypto telah meningkatkan kebutuhan investor untuk mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah tingginya tingkat risiko dan volatilitas pasar. Dalam konteks ini, faktor demografis, khususnya status pekerjaan, dianggap sebagai variabel penting yang memengaruhi cara individu mengevaluasi informasi dan mengelola ketidakpastian saat berinvestasi di aset crypto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status pekerjaan terhadap pengambilan keputusan investasi mata uang crypto antara kelompok mahasiswa dan pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Sampel terdiri dari 176 investor mata uang crypto yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berdasarkan skala Investment Decision Making (IDM) yang telah dimodifikasi, yang mengukur kecenderungan individu dalam mengevaluasi risiko, memproses informasi, dan menentukan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambil keputusan investasi mata uang crypto (p < 0,05). Mahasiswa cenderung mengambil keputusan investasi secara lebih cepat dan intuitif, serta seringkali mengandalkan penilaian risiko yang cermat serta proses evaluasi yang lebih lama. Temuan ini menunjukkan bahwa status pekerjaan memainkan peran penting dalam membentuk perilaku pengambilan keputusan investasi individu di pasar mata uang crypto yang dinamis.