Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Branding dalam Dunia Public Relation Maulidiyah, Maulidiyah; Irma, Yesyi Ani; Adawiyah, Robiatul; T.M, Siska Amelia; Abdillah, M. Ifan Wahyu; Nabila, Fitria
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 4 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i4.8297

Abstract

This article discusses the role of branding in the field of public relations (PR) as a strategic effort to build and manage an organization's image and reputation. Branding and PR have a close relationship, where PR functions as a communication manager that effectively conveys brand messages to the public. The article also reviews challenges and opportunities faced in implementing branding through PR, especially in dealing with changing trends, reputation crises, and the utilization of digital technology and social media. The implementation methods of branding, including strategic planning, media selection, and effectiveness measurement, are also comprehensively explained. With this understanding, organizations can optimize PR functions to strengthen brands and build long-term relationships with the public.
Strategi Y-POD: Pemberdayaan Potensi UMKM Lokal melalui Digitalisasi dan Studio Kewirausahaan Desa Kedungbako chusnah, Arinal; Aska Arrianto, Naisa Wanda; Nabila, Fitria; Mutammima, Mutammima; Tyas, Siti Alviyaning; Firnanda, Renita; Nisa, Chusnul; Syahrafi, Aldi Muhammad; Laufandy, Muhammad Angga
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3273

Abstract

Program Yudharta Power of Desa (Y-POD) di Desa Kedungbako bertujuan memberdayakan lima UMKM unggulan—Catering Bu Dewi, Penggilingan Padi Cendrawasih, Damos Drumband, Sari Sehat, dan Telur Asin Khas Wonowoso—melalui penguatan legalitas usaha, branding produk, dan pemasaran digital. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), pendampingan dilakukan selama 30 hari melalui observasi, wawancara, pelatihan teknis, dan aksi kolaboratif. Tujuan pengabdian ini membangun ekosistem kewirausahaan desa yang berbasis digital, berdaya saing, dan memiliki kelanjutan dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan literasi digital, perbaikan kemasan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan kemampuan promosi daring. Puncak kegiatan adalah peluncuran Etalase Digital Desa Kedungbako dan Studio Kewirausahaan yang kini dikelola oleh perangkat desa sebagai pusat promosi bersama. Program ini terbukti efektif memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kemandirian pelaku usaha, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal yang berkelanjutan.