Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KETAHANAN PANGAN INDONESIA: TANTANGAN DAN STRATEGI BERKELANJUTAN DALAM ERA TRANSFORMASI SOSIAL-EKONOMI Sukmawati, Dety; Rivaldi, Rizal; Mahmiludin, Dede
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v4i1.1811

Abstract

Ketahanan pangan Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang meliputi disparitas akses pangan antar wilayah, degradasi sumber daya pertanian, dan dampak perubahan iklim terhadap produktivitas. Transformasi sosial-ekonomi melalui edukasi gizi, pemberdayaan UMKM, dan adaptasi teknologi menjadi strategi kritis untuk memperkuat sistem pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan pangan Indonesia dan merumuskan strategi berkelanjutan yang integratif. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintesis tematik terhadap 20 jurnal nasional yang dipublikasikan periode 2018-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukasi gizi mampu meningkatkan pemahaman konsumsi pangan keluarga miskin, namun evaluasi dampak jangka panjang masih terbatas. UMKM berperan strategis dalam distribusi pangan perkotaan tetapi menghadapi kendala akses modal dan dukungan kebijakan. Perubahan iklim diproyeksikan menurunkan produksi padi hingga 20% pada tahun 2030, sementara kesiapan petani dalam adopsi teknologi adaptif masih rendah. Digitalisasi pertanian menunjukkan potensi dalam meningkatkan kesejahteraan petani, namun implementasinya belum merata. Integrasi kebijakan lintas sektor, penguatan kelembagaan lokal, dan pendekatan berbasis data menjadi kunci dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan dan inklusif.
PEMASARAN DAN NILAI EKONOMI BUAH DURIAN DI INDONESIA: DENGAN PENDEKATAN STUDI LITERATUR TERHADAP PETANI DAN PEDAGANG DURIAN Srimenganti, Ning; Septianur, Gisca Razwa; Mahmiludin, Dede
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v4i1.1819

Abstract

Di Indonesia, durian adalah komoditas hortikultura yang sangat menguntungkan. Di berbagai daerah penghasil utama durian, seperti Medan, Majalengka, dan Kalimantan Barat, strategi pemasaran dan pengaruh mereka terhadap peningkatan nilai ekonomi adalah subjek penelitian ini. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, serta meninjau literatur yang ada tentang petani dan pedagang durian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif melalui pengemasan, diferensiasi produk, promosi digital, dan integrasi dalam agrowisata meningkatkan pendapatan petani, efisiensi distribusi, dan ekspansi pasar lokal dan ekspor. Selain itu, rantai pasokan yang efektif dan pemberdayaan kelembagaan tani meningkatkan nilai ekonomi durian. Untuk meningkatkan daya saing durian Indonesia, penelitian ini menyarankan peningkatan kelembagaan petani, digitalisasi pemasaran, dan pengembangan produk turunan. Kata kunci: durian, pemasaran, nilai ekonomi, strategi, agribisnis
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH Samantha, Yuliana; Siti Permana, Nendah; Mahmiludin , Dede; Ramdan, Mochammad; Alzainu Putra, Robby
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 1 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i1.10763

Abstract

Penelitian mendeskripsikan keragaan petani padi sawah serta menganalisis pengaruh variabel luas lahan, benih, pupuk urea, dan insektisida terhadap produksi padi secara simultan dan parsial. Penelitian menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada 40 orang petani Desa Rancakalong yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan model Cobb-Douglas dan uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah, sedangkan secara parsial hanya luas lahan yang berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,893 menunjukkan bahwa variabel bebas dapat menjelaskan variasi produksi padi sebesar 89,3%, sedangkan sisanya 10,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan lahan dan penggunaan input produksi yang tepat untuk meningkatkan hasil panen, serta memberikan dasar bagi petani dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan efisiensi usaha tani secara berkelanjutan. Kata Kunci: input, lahan, padi, produksi.        
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH Samantha, Yuliana; Siti Permana, Nendah; Mahmiludin , Dede; Ramdan, Mochammad; Alzainu Putra, Robby
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 1 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i1.10763

Abstract

Penelitian mendeskripsikan keragaan petani padi sawah serta menganalisis pengaruh variabel luas lahan, benih, pupuk urea, dan insektisida terhadap produksi padi secara simultan dan parsial. Penelitian menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada 40 orang petani Desa Rancakalong yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan model Cobb-Douglas dan uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah, sedangkan secara parsial hanya luas lahan yang berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,893 menunjukkan bahwa variabel bebas dapat menjelaskan variasi produksi padi sebesar 89,3%, sedangkan sisanya 10,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan lahan dan penggunaan input produksi yang tepat untuk meningkatkan hasil panen, serta memberikan dasar bagi petani dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan efisiensi usaha tani secara berkelanjutan. Kata Kunci: input, lahan, padi, produksi.        
PENGARUH TEKNOLOGI OFF-SEASON TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI MANGGA GEDONG GINCU Sukmawati, Dety; Marina, Ida; Mahmiludin, Dede
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v4i2.3614

Abstract

The production of Gedong Gincu mango is highly dependent on seasonal harvest patterns, leading to fluctuations in production and farmers’ income. Off-season technology has been developed as an innovative cultivation approach to regulate flowering and fruiting periods, enabling mango production outside the natural harvest season. This study aims to analyze the effect of off-season technology on the production and income of Gedong Gincu mango farmers. The research was conducted in Mekarjaya Village, Kertajati Subdistrict, Majalengka Regency, one of the main production centers for Gedong Gincu mango. A quantitative research approach was employed using descriptive analysis, simple linear regression, and path analysis. Data were collected through a survey of 30 mango farmers who had implemented off-season technology. The results indicate that off-season technology has a significant effect on mango production but does not have a direct effect on farmers’ income. Production has a significant effect on farming income, indicating that production plays a key role in determining the success of off-season technology in increasing farmers’ income. These findings suggest that income improvement through off-season technology depends largely on the effectiveness and efficiency of production enhancement. Therefore, optimizing the application of off-season technology should focus on strengthening production to sustainably increase the income of Gedong Gincu mango farmers.