Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Fitriati Tean; Risky Diya Amalia Rais; Nurhama A. Tadeko
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fg9ynt28

Abstract

Keterbatasan sarana pembelajaran di lembaga PAUD, khususnya APE menjadi kendala dalam mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui pelatihan pembuatan dan pemanfaatan APE dari barang bekas bersama guru dan orang tua di PAUD KB Mutiara Hati Mondono. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan penggunaan APE dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan orang tua antusias dalam menciptakan APE seperti puzzle botol plastik, maze tutup botol, threading kancing, dan finger painting alami. Anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, dan kreativitas. Program ini terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan berkelanjutan.
Edukasi Pola Asuh Positif bagi Orang Tua dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Desa Lenyek Risky Diya Amalia Rais; Suma K. Saleh
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3fsmc005

Abstract

Pola asuh orang tua memegang peran krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara holistik, mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Namun, di Desa Lenyek masih ditemukan praktik pengasuhan yang kurang optimal, seperti komunikasi kurang efektif atau pendekatan yang kurang responsif terhadap kebutuhan anak, yang sering kali dipengaruhi oleh kesibukan sehari-hari dan minimnya pemahaman pola asuh positif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pola asuh positif kepada 15 orang tua dan 5 guru TK Al-Hidayah di Desa Lenyek sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan pengasuhan yang responsif serta penuh kasih sayang. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 7 Januari 2026 di Balai Desa Lenyek dengan pendekatan partisipatif yang meliputi koordinasi, persiapan materi dan media (slide, video edukasi, lembar studi kasus), sosialisasi konsep pola asuh positif, pemutaran video perbandingan praktik positif dan kurang positif, diskusi studi kasus dalam kelompok kecil, simulasi praktik komunikasi efektif serta disiplin positif, dan penyusunan komitmen tertulis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang cukup nyata terhadap prinsip pola asuh positif, ditandai dengan munculnya kesadaran akan dampak pengasuhan terhadap perilaku dan perkembangan anak, serta komitmen konkret yang disusun hampir seluruh peserta, seperti meluangkan waktu bermain berkualitas setiap hari, menggunakan kata-kata positif saat mendisiplinkan, dan menjaga komunikasi terbuka dengan anak. Selain itu, terbentuk kesepakatan awal antara orang tua dan guru untuk menerapkan pendekatan seragam di rumah dan sekolah, sehingga memperkuat sinergi keluarga-sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di Desa Lenyek.