Ramadhani, Reski Nabilla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hambatan yang Dihadapi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Arif, Arif; Al-faiz, Muhammad Aulia; Ramadhani, Reski Nabilla; Hafizhah, Ummu Hani; Mustika, Dea
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan yang di hadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Dengan meningkatnya  jumlah  Anak  Berkubutuhan  Khusus  (ABK)  di  Indonesia  dari  tahun  ke tahun  semakin  banyak.  Selaku  upaya  buat  mendapatkan  cerminan  secara  merata  serta mendalam  yang  diperoleh  dari  anggapan  guru  yang  berkaitan  dengan  kendala-kendala ataupun  kasus  yang  dialami  oleh  sekolah  ataupun  guru  dalam  penyelenggaraan  sekolah inklusi. Metode dalam  penyusunan artikel  ini penulis menggunakan metode  studi kepustakaan atau studi literatur.  Pada  metode  studi  literatur  isi  mengacu  pada  isi  kajian  literatur  atau  karya  tulis baik  buku,  jurnal  dan  artikel  yang  sesuai  dengan  masalah  dan  tujuan  artikel.  Proses pengembangan  kurikulum  yang  disesuaikan  dengan  kelas  serta  model  layanannya  sangat menolong  dalam  menolong  siswa  menggapai  kemampuan  mereka  serta  menanggulangi sebanyak  bisa  jadi  hambatan belajar  yang  mereka  natural  dalam  area  yang komprehensif. Pembelajaran inklusif merupakan sesuatu penerapan pembelajaran yang ialah sekumpulan kanak-kanak yang mempunyai keistimewaan tertentu atau pun diucap dengan ABK (Anak Berekbutuhan  Khusus )  dengan  anak  reguler pada  biasanya.  Banyak  komentar  para  pakar tentang  definisi pembelajaran  inklusif. Tidak terdapat yang membedakan  antara  anak berkebutuhan spesial dengan anak yang reguler.