Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Konflik dalam Pembangunan Bandara Surabaya II di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Jubaidah, Arni Fazira; Sayrani, Laurensius P.; Andayana, Made N. D.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19484

Abstract

The construction of the airport will be built in Mbay, Regency Nagekeo will be called Surabaya II Airport which is located in Tonggurambang Village. In addition, Mbay occupies a strategic position because it is located in the middle of Flores Island and has been designated as the center of the National Strategy Area. The airport was planned to be built on the land of a former Japanese military base in 1944 and then designated as a pioneer airport in 1975. This qualitative research uses a case study approach, data collection is done through observation, interviews and documentation. It aims to find out the main causes of conflict in the form of differences in interests in determining the location of the airport, land ownership status and community land acquisition. Conflicts in airport development have a complicated and complex nature involving three main actors, namely the local government, the Indonesian national army, and the local community. Although the construction of this airport is seen as strategic for economic development and regional tourism, the construction of Surabaya II airport in Nagekeo district has not yet been realized.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR LURAH LILIBA KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG Rangga, Mario Ronaldo Raja; Djami, William; Andayana, Made N. D.
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Lurah Liliba Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penerapannya. Good governance merupakan prinsip tata kelola pemerintahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efisiensi, keadilan, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat kelurahan dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance di Kantor Lurah Liliba masih belum optimal. Masyarakat menilai bahwa transparansi informasi masih terbatas, pelayanan bersifat diskriminatif, dan prosedur pelayanan belum efektif serta efisien. Faktor penghambatnya meliputi rendahnya disiplin aparatur, kurangnya pemanfaatan teknologi informasi, serta minimnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pelayanan publik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas aparatur, pemanfaatan media informasi digital, serta pembinaan partisipasi masyarakat sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat kelurahan.