Widiastuti, Naning
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pendataan Objek Pajak Baru PBB dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya Widiastuti, Naning; Asmara, Kiky; Bachtiar, Arief
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.900

Abstract

Kota Surabaya memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu langkah efisien yang dilakukan adalah optimalisasi pendataan objek pajak baru sebagai upaya strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya. Namun, terdapat kendala pendataan objek pajak baru menghambat optimalisasi penerimaan pajak tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu pemerintah daerah mengoptimalkan pendataan objek pajak baru melalui pendampingan penggunaan sistem informasi pajak oleh petugas di lapangan dalam mengidentifikasi dan mendaftarkan objek pajak yang belum terdaftar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Metode yang dilakukan dengan melakukan observasi langsung terhadap proses pelayanan pendataan objek pajak baru, dokumentasi, serta wawancara informal dengan pegawai dan masyarakat wajib pajak. Adanya pelayanan ini menjadikan masyarakat lebih merasa terbantu dan diberikan pelayanan dengan baik dan memberikan solusi terkait dengan permasalahan yang ada untuk membantu dalam pencapaiannya. Identifikasinya terjadi melalui peningkatan keterampilan pegawai melalui pelatihan dari pusat. Dengan adanya pendataan objek pajak baru ini terjadi kenaikan pendaftaran objek pajak baru setiap tahunnya. Terlebih lagi pada tahun 2024 terjadi kenaikan secara bertahap secara kumulatif. Hal ini menunjukkan bahwa pendataan objek pajak baru dapat berkontribusi lebih besar terhadap peningkatan PAD di Kota Surabaya.