Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penurunan IHSG Dan Loss Aversion Bias Terhadap Keputusan Investasi Dengan Literasi Keuangan Sebagai Pemoderasi Rahmawati, Asmannisa; Nugroho, Mahardian Mustiko
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.991

Abstract

Saham Gabungan (IHSG) dan bias perilaku loss aversion terhadap keputusan investasi, dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada investor Generasi Z. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model moderasi untuk menguji peran literasi keuangan dalam meredam pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap keputusan investasi dalam konteks pasar modal Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 122 responden Gen Z yang aktif atau memiliki ketertarikan dalam investasi saham. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan IHSG tidak berpengaruh signifikan, sementara bias loss aversion berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Literasi keuangan tidak memoderasi pengaruh penurunan IHSG maupun loss aversion terhadap keputusan investasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan investasi Generasi Z lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis dibandingkan indikator rasional seperti pergerakan IHSG. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya literatur behavioral finance, serta implikasi praktis dalam pengembangan program literasi keuangan yang aplikatif dan relevan bagi generasi muda.   This study aims to analyze the effect of the decline in the Indonesia Stock Exchange Composite Index (IHSG) and the behavioral bias of loss aversion on investment decisions, with financial literacy as a moderating variable among Generation Z investors. The novelty of this research lies in the application of a moderation model to examine the role of financial literacy in mitigating the influence of both external and internal factors on investment decisions within the context of Indonesia’s capital market. A quantitative approach was employed, with data collected through an online questionnaire distributed to 122 Gen Z respondents who are active in or interested in stock investment. The sample was selected using purposive sampling, and the data were analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM) method. The results indicate that the decline in the IHSG has no significant effect, whereas the loss aversion bias significantly influences investment decisions. Financial literacy does not moderate the effect of the IHSG decline or loss aversion on investment decisions. These findings suggest that Generation Z’s investment decisions are more influenced by psychological factors than by rational indicators such as market index movements. This study contributes theoretically to the growing body of literature in behavioral finance and offers practical implications for developing financial literacy programs that are applicable and relevant to younger generations.
Pengaruh Risk Aversion, Anchoring Bias, dan Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Emas Asmannisa Rahmawati; Nugroho, Mahardian Mustiko; Qotrunnada , Nabila
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risk aversion, anchoring bias, dan literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas. Penelitian ini mencoba memperluas penelitian dengan menambahkan faktor psikologis (risk aversion dan anchoring bias) selain faktor kognitif (literasi keuangan) untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan investasi emas. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan penyebaran kuesioner secara daring kepada 93 responden yang berinvestasi emas. Pemilihan sampel menggunakana metode non probabilitas dengan judgemental sampling, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel yang di uji yaitu risk aversion, anchoring bias, dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian empiris mengenai perilaku investor dalam pengambilan keputusan investasi emas, serta memberikan implikasi praktis bagi perancangan edukasi keuangan yang efektif guna meminimalkan bias perilaku dalam investasi.   This study aims to analyze the effect of risk aversion, anchoring bias, and financial literacy on gold investment decisions. This research extends previous studies by incorporating psychological factors (risk aversion and anchoring bias) in addition to cognitive factors (financial literacy) to examine their influence on gold investment decisions. A quantitative approach was employed by distributing online questionnaires to 93 respondents who invest in gold. The sample was selected using a non-probability sampling method with judgmental sampling, while data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM) method. The results indicate that the three variables tested, risk aversion, anchoring bias, and financial literacy, have a positive and significant effect on gold investment decisions. This study contributes to the expansion of empirical evidence on investor behavior in gold investment decision-making. It provides practical implications for the development of effective financial education programs to minimize behavioral biases in investment.