Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kompetensi Komunikasi Interpersonal Untuk Kesiapan Wawancara Kerja Melalui Pelatihan Public Speaking Siswa SMK Asmannisa Rahmawati; Saputri, Desi; Muamar Riza Pahlevi
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i54
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memiliki kesiapan yang matang, terutama dalam menghadapi tahapan wawancara kerja. Namun, kenyataannya masih banyak siswa SMK yang belum memiliki keterampilan public speaking dan komunikasi interpersonal yang memadai, sehingga berpotensi menghambat mereka dalam memperoleh pekerjaan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking dan komunikasi interpersonal siswa sebagai bagian dari kesiapan kerja. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMK NU 01 Kramat dengan menggunakan metode pendekatan praktis, yaitu melalui pemberian materi, simulasi wawancara kerja, dan role play. Materi pelatihan terbagi dalam tiga sesi utama: (1) membangun kepercayaan diri dan keterampilan public speaking, (2) strategi menghadapi wawancara kerja, dan (3) pemahaman mengenai soft skill, hard skill, dan attitude yang dibutuhkan di dunia kerja. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa mengenai wawancara kerja serta peningkatan kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan selama simulasi berlangsung. Interaksi aktif antara peserta dan pemateri juga menjadi indikator bahwa pendekatan pelatihan yang digunakan efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja secara lebih profesional. Kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan komunikasi yang esensial untuk memasuki dunia kerja. Ke depan, disarankan agar program pelatihan semacam ini dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan praktisi dari dunia industri guna memberikan wawasan yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini
Pengaruh Risk Aversion, Anchoring Bias, dan Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Emas Asmannisa Rahmawati; Nugroho, Mahardian Mustiko; Qotrunnada , Nabila
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risk aversion, anchoring bias, dan literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas. Penelitian ini mencoba memperluas penelitian dengan menambahkan faktor psikologis (risk aversion dan anchoring bias) selain faktor kognitif (literasi keuangan) untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan investasi emas. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan penyebaran kuesioner secara daring kepada 93 responden yang berinvestasi emas. Pemilihan sampel menggunakana metode non probabilitas dengan judgemental sampling, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel yang di uji yaitu risk aversion, anchoring bias, dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian empiris mengenai perilaku investor dalam pengambilan keputusan investasi emas, serta memberikan implikasi praktis bagi perancangan edukasi keuangan yang efektif guna meminimalkan bias perilaku dalam investasi.   This study aims to analyze the effect of risk aversion, anchoring bias, and financial literacy on gold investment decisions. This research extends previous studies by incorporating psychological factors (risk aversion and anchoring bias) in addition to cognitive factors (financial literacy) to examine their influence on gold investment decisions. A quantitative approach was employed by distributing online questionnaires to 93 respondents who invest in gold. The sample was selected using a non-probability sampling method with judgmental sampling, while data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM) method. The results indicate that the three variables tested, risk aversion, anchoring bias, and financial literacy, have a positive and significant effect on gold investment decisions. This study contributes to the expansion of empirical evidence on investor behavior in gold investment decision-making. It provides practical implications for the development of effective financial education programs to minimize behavioral biases in investment.