Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konseling dan Pendampingan Pemberian ASI Pasca Sectio Caesaria Bayi Bingung Puting Susu Daulay, Evlindari Sentani; Agista, Nona Try
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6891

Abstract

Persalinan melalui sectio caesaria (SC) kerap menyebabkan keterlambatan dalam inisiasi menyusui dan meningkatkan risiko bingung puting pada bayi, yang berdampak pada kegagalan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui pasca SC dalam menghadapi masalah tersebut melalui pendekatan konseling dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Srinatama, Tebing Tinggi, selama dua hari pada Mei 2025, dengan melibatkan 20 ibu menyusui pasca SC yang dipilih secara purposive. Metode kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi teknik menyusui, praktik langsung dengan boneka laktasi, serta mini-konseling individual. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan, serta observasi keterampilan praktik menyusui menggunakan lembar checklist. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan, dimana pemahaman tentang perlekatan yang benar meningkat dari 65% menjadi 90%, dan keterampilan posisi menyusui pasca SC meningkat dari 40% menjadi 85%. Sebanyak 75% ibu berhenti menggunakan dot, dan mulai rutin melakukan kontak kulit-ke-kulit. Wawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menyusui secara eksklusif. Konseling dan pendampingan secara langsung terbukti efektif dalam mengatasi tantangan menyusui pasca SC, serta dapat menjadi strategi promotif-preventif yang penting untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif di komunitas.
Persepsi Pegawai terhadap Iklim Organisasi dalam Unit Rumah Sakit: Studi Kualitatif Daulay, Evlindari Sentani; Agista, Nona Try
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6890

Abstract

Iklim organisasi memegang peranan penting dalam membentuk persepsi, motivasi, dan kinerja pegawai di lingkungan rumah sakit, khususnya pada unit administrasi yang menopang sistem pelayanan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi pegawai terhadap iklim organisasi di unit administrasi Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologis, yang dilaksanakan pada April 2025. Tiga orang pegawai administrasi dipilih sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan panduan semi-terstruktur, dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama yang mencerminkan persepsi pegawai terhadap iklim organisasi, yaitu: (1) Kepemimpinan dan Dukungan Atasan, (2) Komunikasi dan Koordinasi Kerja, serta (3) Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi. Partisipan mengungkapkan bahwa dukungan emosional dan profesional dari atasan, komunikasi yang konsisten, serta budaya kerja yang hangat dan kolaboratif menjadi faktor kunci yang membentuk iklim kerja positif. Sebaliknya, ketidakjelasan struktur dan perubahan informasi yang tidak terkoordinasi menciptakan ketidakpastian dan stres kerja. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap dimensi subjektif iklim organisasi di lingkungan administratif rumah sakit. Temuan ini penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan organisasi yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan psikososial pegawai administratif.
Pengaruh Edukasi Pencegahan HIV/AIDS Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kelompok Beresiko Berbasis Pendekatan Komunitas Seropositif Resilien (KSR) Di Puskesmas Daluh Tanjung Morawa Fithri, Nurhamida; Santri, Yuni Vivi; Agista, Nona Try
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13105

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok berisiko. Edukasi pencegahan HIV/AIDS merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap pencegahan penularan HIV. Pendekatan komunitas seropositif resilien dipandang mampu memperkuat efektivitas edukasi melalui dukungan sosial dan pengurangan stigma dalam komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pencegahan HIV/AIDS terhadap pengetahuan dan sikap kelompok berisiko berbasis pendekatan komunitas seropositif resilien. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden kelompok berisiko yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 26,7% pada pretest menjadi 66,7% pada posttest. Selain itu, sikap positif terhadap pencegahan HIV/AIDS meningkat dari 36,7% sebelum edukasi menjadi 73,3% setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai pretest dan posttest pengetahuan dan sikap responden (p 0,05). Dapat disimpulkan bahwa edukasi pencegahan HIV/AIDS berbasis pendekatan komunitas seropositif resilien berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok berisiko. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi edukasi yang efektif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di PKBM Wira Bangsa Kota Tebing Tinggi Agista, Nona Try; Daulay, Evlindari Sentani; Yanti, Yanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13103

Abstract

Keputihan adalah gangguan klinis yang sering dikeluhkan oleh semua wanita. Remaja putri yang baru memasuki masa pubertas dengan segala bentuk perubahan pada diri mereka, masalah ini dapat berdampak negatif jika tidak ditangani sejak dini.Tanda keputihan ini yaitu kondisi vagina saat mengeluarkan cairan atau lendir yang menyerupai seperti nanah. Berdasarkan hasil data WHO 2010, masalah kesehatan reproduksi pada remaja putri yang buruk sudah mencapai 33% dari jumlah total penyakit yang diderita oleh perempuan di dunia, salah satunya adalah keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan (Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi) dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri di PKBM Wira Bangsa Kota Tebing Tinggi tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan cross sectional dan instrument yang digunakan adalah kueisoner. Sampel penelitian ini berjumlah 64 orang remaja putri dengan menggunakan teknik Stratified Random sampling. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan kejadian keputihan pada remaja putri di PKBM Wira Bangsa Kota Tebing Tinggi dan didapatkan p value 0,130 yang artinya tidak ada hubungan antara sikap dengan kejadian keputihan pada remaja putri di PKBM Wira Bangsa Kota Tebing Tinggi. Disarankan untuk pihak sekolah memberikan edukasi kesehatan pada remaja putri tentang pengetahuan, sikap dan motivasi dalam pencegahan keputihan