Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dan Faktor Pendukung Terhadap Kinerja Manajerial Nesi Suntiarli Togatorop; Desrina Simamora; Agnes Mastaulina Ambarita; Kelvin Burju Lamtama Tampubolon
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 7 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i7.5999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen (SIAM) dan faktor pendukungnya terhadap kinerja manajerial di berbagai jenis organisasi, baik sektor publik maupun swasta. SIAM merupakan alat penting yang membantu manajer dalam pengambilan keputusan strategis melalui penyediaan informasi keuangan dan non-keuangan yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada para manajer yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional dan pengambilan keputusan. Hasil analisis menunjukkan bahwa SIAM, partisipasi anggaran, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kinerja manajerial. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi yang mampu menerapkan SIAM secara efektif, serta didukung oleh faktor-faktor pendukung tersebut, akan lebih adaptif dan kompetitif dalam menghadapi tantangan lingkungan bisnis yang dinamis.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Pengguna Shopee Paylater di Universitas HKBP Nommensen Medan Desrina Simamora; Raya Panjaitan
Journal of Golden Generation Economic Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Kemudahan layanan buy now pay later berpotensi meningkatkan konsumsi apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif dalam penggunaan Shopee PayLater. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan sebagai upaya pengendalian perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa.
Dampak Kebiasaan Cashless Berbasis Qris Terhadap Kesehatan Keuangan Pribadi Mahasiswa Desrina Simamora; Enzel Hikma Sari Saragih; Enjelika Natasia Nainggolan; Elinsya Sitompul; Marrety Katrin Hutabarat; Raya Panjaitan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4518

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi mahasiswa menjadi cashless, terutama melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebiasaan transaksi cashless berbasis QRIS terhadap kesehatan keuangan pribadi mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Fenomena menunjukkan bahwa kemudahan transaksi QRIS dapat memberikan dampak ganda: meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan atau memicu perilaku konsumtif (impulsif). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada mahasiswa aktif pengguna QRIS. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perilaku keuangan mahasiswa di era digital serta menjadi dasar edukasi literasi keuangan.