Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN WILDLIFE HAZARD TERHADAP KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN – BALIKPAPAN Napitupulu, Immanuel; Kardi, Kardi; Arnas, Yenni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.48649

Abstract

Aspek keselamatan dalam dunia penerbangan merupakan prioritas utama yang harus dijaga oleh pihak pengelola bandara agar seluruh aktivitas penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan memiliki lokasi yang cukup kompleks, karena berada di dekat kawasan hutan, wilayah perairan, serta pemukiman penduduk. Letak geografis ini menjadikan bandara tersebut rawan terhadap gangguan dari satwa liar (wildlife hazard) yang masuk ke area sisi udara, sehingga dapat membahayakan keselamatan operasional penerbangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengandalkan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dokumentasi lapangan. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa sistem pengendalian satwa liar di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan belum sepenuhnya efektif. Hal ini dibuktikan dengan masih seringnya dijumpai hewan liar di area sisi udara, yang dapat menimbulkan potensi gangguan bagi pesawat, baik saat lepas landas maupun mendarat. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa sistem manajemen wildlife hazard di bandara tersebut belum dijalankan secara optimal. Beberapa penyebab utama yang teridentifikasi antara lain adalah kondisi pagar perimeter yang tidak kokoh atau rusak, saluran drainase yang terbuka sehingga memudahkan akses hewan, pengelolaan sampah yang belum memadai, serta kurangnya perlengkapan untuk mengusir satwa liar secara efektif. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan dalam pengelolaan dan pengawasan untuk menjamin keselamatan penerbangan secara menyeluruh.