Manusia sebagai makhluk sosial memiliki keinginan untuk bersatu dengan sesama manusia dan lingkungannya. Namun, interaksi sosial tidak selalu positif, dan dapat menyebabkan trauma psikologis jika tidak ditangani dengan baik. Trauma adalah pengalaman yang dapat mengubah jalur kehidupan seseorang dan berdampak serius pada kesehatan mental mereka. Faktor-faktor yang mungkin menyebabkan trauma termasuk pengkhianatan, ejekan, dan pengucilan oleh teman atau lingkungan. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, rentan terhadap pengalaman toxic friendship, yang dapat menghasilkan dampak psikologis yang signifikan. Studi kualitatif ini menggali pengalaman trauma yang diakibatkan oleh toxic friendship pada Generasi Z melalui wawancara dengan tiga mahasiswa. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor pengkhianatan, ejekan, dan pengucilan oleh teman dan lingkungan sosial memiliki kontribusi pada trauma psikologis. Pemahaman lebih dalam tentang permasalahan ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih efektif kepada Generasi Z yang mengalami dampak negatif dari toxic friendship. Studi lanjutan dengan metode penelitian yang beragam direkomendasikan untuk pemahaman yang lebih komprehensif.