Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Upah Minimum Provinsi Terhadap Pekerja Formal dan Informal Di Indonesia Faruddin, Haris Eko; Djamaluddin, Sartika
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i6.4122

Abstract

Kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) memiliki peran penting dalam memengaruhi penyerapan tenaga kerja di berbagai wilayah. Meskipun bertujuan untuk menjamin upah layak seiring dengan kenaikan biaya hidup, peningkatan UMP dapat menjadi tantangan bagi dunia usaha dan berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja sebagai langkah efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan UMP terhadap jumlah tenaga kerja di 34 provinsi di Indonesia. Dengan menggunakan analisis data panel, hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan UMP tidak berpengaruh signifikan terhadap total jumlah pekerja, tetapi berpengaruh signifikan terhadap komposisi tenaga kerja. Kenaikan UMP berpengaruh negatif terhadap jumlah pekerja formal dan berpengaruh positif terhadap jumlah pekerja informal. Analisis lebih lanjut terhadap pekerja formal menunjukkan bahwa kenaikan UMP memberikan pengaruh positif bagi pekerja dengan upah di bawah UMP, namun berdampak negatif bagi pekerja dengan upah di atas UMP. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan UMP dapat mendorong pergeseran ke sektor informal dan menimbulkan penyesuaian upah, sehingga dibutuhkan kebijakan tenaga kerja yang lebih inklusif agar perlindungan upah tidak mengorbankan kesempatan kerja formal.