Julianingsih, Wina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Belajar Siswa Melalui Identifikasi Gaya Belajar, Kecerdasan Majemuk, dan Kesulitan Belajar Julianingsih, Wina
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Artikel Periode Agustus 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i02.6498

Abstract

Potensi belajar setiap siswa dapat berkembang secara optimal apabila tutor atau pendidik mampu memahami gaya belajar dan kecerdasan majemuk yang dimiliki siswa, serta mampu mengenali dan menangani kesulitan belajar yang dialami. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para tutor bimbingan belajar agar memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengidentifikasi potensi dan tantangan belajar siswa secara tepat. Pelatihan dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan daring) dan diikuti oleh 60 tutor dari berbagai unit Yayasan Tridaya Grup. Metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi kelompok berbasis studi kasus, simulasi observasi gaya belajar, serta tanya jawab interaktif. Untuk mengukur keberhasilan pelatihan, digunakan instrumen pre dan posttest sebanyak 20 butir pertanyaan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tutor setelah mengikuti pelatihan, dengan rerata skor pre-test sebesar 3,87 dan meningkat menjadi 4,39 pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 13,46%. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terutama pada sesi diskusi studi kasus yang aplikatif. Selain memberikan wawasan konseptual, pelatihan juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam konteks bimbingan belajar. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan tutor dalam merancang pendekatan belajar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, suportif, dan humanistik.