Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Mengenal, Mencegah Baby Blues Syndrome dan Skrining Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) di Kelurahan Tanjung Raya Bandar Lampung Arianti, Merry; Eriza, Tanti; Wulandari, Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2788

Abstract

Kehamilan membuat perubahan psikologis yang signifikan pada perubahan suasana hati, timbulnya kecemasan, sampai perubahan identitas.. Masalah psikologis kehamilan akan membawa pada kondisi penurunan psikologis ibu di masa nifas  yang dikenal dengan istilah “baby blues” yang berkembang segera setelah melahirkan. Pengetahuan bagi ibu dan pasangan / mengenal lebih awal tentang baby blues syndrome kemungkinan akan meningkatkan antisipasi dan kontrol pada ibu hamil untuk tidak mengalami baby blues pada masa nifas. Pendidikan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenal, mencegah baby blues syndrome serta diharapkan bahwa pasangan usia subur dapat mengantisipasi dan mengontrol terjadinya baby blues syndrom post partum. Penyuluhan dilakukan secara konvensional diikuti 20 peserta wanita dari pasangan usia subur. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuisioner, terjadi peningkatan pengetahuan peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang baby blues sebesar 19 atau 28,71 % setelah diberikan penyuluhan berupa edukasi tentang mengenal, mencegah baby blues syndrome
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Proaktif Mahasiswa Mencegah Perilaku Bullying: Level of Knowledge and Proactive Attitude of Students in Preventing Bullying Behavior Waluyo, Agus; Eriza, Tanti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.301

Abstract

Latar Belakang: Bullying masih menjadi perilaku yang sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari. Khususnya di institusi pendidikan dari tingkat terendah sampai yang tertinggi. Perilaku ini dilakukan secara sadar maupun tidak sadar yang akan berpengaruh negatif pada kesehatan jiwa pelaku maupun korbannya. Peningkatan pemahaman tentang pengetahuan, sikap dan kemampuan mencegah bullying harus selalu menjadi materi sosialisasi oleh profesional kesehatan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat hubungan pengetahuan dengan sikap proaktif mahasiswa mencegah perilaku bullying.Metode: Pendekatan kuantitatif analitik korelasi secara  cross sectional. Sampel berjumlah 56 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen data berupa kuesioner online, data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Penelitian dilakukan di Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung. Hasil: Penelitian menunjukkan; Tingkat pengetahuan tinggi 52 responden (93%), tingkat pengetahuan sedang 2 responden (3,5%) dan tingkat pengetahuan rendah 2 responden (3,5 %).  Sikap proaktif anti bullying tinggi 45 responden (80%), sikap proaktif anti bullying sedang 8 responden (14%) dan sikap proaktif anti bullying rendah 3 responden (5%). Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,792, nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara variable pengetahuan dengan sikap proaktif anti bullying mahasiswa. Berarti bahwa semakin tinggi pengetahuan mahasiswa, maka semakin tinggi sikap proaktif anti bullyingnya. Kesimpulan: Pengetahuan dan pemahaman yang tinggi tentang perilaku anti bullying akan mendorong individu untuk memunculkan sikap proaktif anti bullying, selanjutnya akan memunculkan perilaku mencegah bullying.