Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN TATA KRAMA DAN BAHASA JAWA ANAK MELALUI SANGGAR SENI UNTUK MENDUKUNG IDENTITAS THE SPIRIT OF JAVA DI SURAKARTA Lia Dwi Lestari; Argyo Demartoto
Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta Vol. 4 No. 1 (2025): Juni : Jurnal Bengawan Solo
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jbs.v4i1.89

Abstract

Penggunaan bahasa Jawa kian memudar di kalangan generasi muda, sementara tata krama tradisional semakin jarang diajarkan secara konsisten. Surakarta sebagai kota budaya yang mengusung slogan "The Spirit of Java," menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan nilai-nilai budaya lokal seperti tata krama dan bahasa Jawa di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sanggar seni dalam penguatan tata krama dan bahasa Jawa pada anak-anak generasi alpha di Surakarta. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan alat analists tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran seperti metode "ngedhe" dan "alami" sangat efektif untuk generasi alpha. Aktivitas seni seperti karawitan, tembang macapat, dan tari tradisional tidak hanya meningkatkan keterampilan seni, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kesopanan, disiplin, dan rasa bangga terhadap identitas budaya Jawa. Kontribusi utama penelitian ini adalah pada pendekatan holistik yang mengintegrasikan seni tradisional dengan pembentukan karakter budaya. Sanggar seni terbukti dapat menjadi ruang resistensi budaya yang efektif dalam melestarikan nilai-nilai lokal di tengah gempuran budaya asing. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pelestarian budaya lokal berbasis pendidikan seni.