Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Asosiasi Jenis Kredit Rumah Tangga dengan Jenis Pekerjaan Utama di Provinsi Bengkulu Fairuzindah, Athaya; Marta, Rezkyan; Anjani, Retno Tri; Faeza, Veronnica Noer; Sunandi, Etis; Novianti, Pepi
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 11, No 2 (2025): JSMS Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v11i2.32966

Abstract

Kredit rumah tangga di Provinsi Bengkulu berperan penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti perumahan, pendidikan, dan barang konsumsi. Namun tidak semua jenis pekerjaan utama memiliki kemampuan yang sama dalam memenuhi syarat pengajuan kredit. Dengan  permasalahan   tersebut  penelitian   ini   bertujuan  melihat  asosiasi jenis pekerjaan dan jenis kredit rumah tangga dengan menggunakan metode log linear 2 dimensi. Berdasarkan hasil pengujian asosiasi didapatkan hasil berupa terdapat asosiasi antara jenis pekerjaan dan kredit. Setelah melakukan pengujian dilakukan pemilihan model terbaik dengan menggunakan pengujian Goodness of fit (uji G). Berdasarkan hasil pengujian Goodness of fit (uji G) bahwa model dengan interaksi lebih baik dibandingkan model tanpa interaksi.
Analisis Perbandingan K-Medoids dan K-Means dalam Pengelompokan Pasien Diabetes Berdasarkan Gaya Hidup dan Kesehatan Legahati, Samratul Fuadah; Amalina, Asyifa Nurul; Simanjutak, Delfi Rosaria; Marta, Rezkyan; Sunandi, Etis
JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) Vol 17 No 2 (2025): JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal)
Publisher : Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18495/jsi.v17i2.237

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang memerlukan strategi pencegahan dan pengelolaan yang tepat. Penelitian ini membandingkan metode K-Medoids dan K-Means dalam mengelompokkan pasien diabetes berdasarkan pola gaya hidup dan kesehatan untuk menentukan metode yang lebih optimal. Evaluasi menggunakan rasio Sw/Sb menunjukkan bahwa K-Means dengan tiga klaster memberikan hasil terbaik. Klaster 2 mencakup pasien berisiko tinggi mengalami komplikasi akibat BMI, kadar gula darah (HbA1c), dan kolesterol yang tinggi, sehingga disarankan menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan rutin memeriksa kesehatan. Klaster 3 lebih rentan terhadap gangguan metabolisme akibat kadar trigliserida dan kolesterol yang rendah, sehingga memerlukan asupan protein dan serat lebih tinggi serta menghindari lemak trans. Klaster 1 berisiko mengalami gangguan ginjal akibat tingginya kadar kreatinin dan urea, sehingga perlu membatasi konsumsi protein berlebihan, menjaga asupan cairan, dan rutin memantau kesehatan ginjal. Temuan ini dapat menjadi dasar perencanaan strategi perawatan yang lebih efektif bagi penderita diabetes