Randi Pratama
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Rak Dekoratif Dinding Dengan Eksplorasi Material Bonggol Jagung Untuk Penunjang Interior Rumah Minimalis Modern Muhammad Agil Hendra; Randi Pratama
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.570

Abstract

Perkembangan desain interior rumah minimalis modern menuntut hadirnya elemen dekoratif yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain rak dinding dekoratif dengan memanfaatkan material alternatif, yaitu bonggol jagung, sebagai bahan utama. Bonggol jagung dipilih karena merupakan limbah pertanian yang melimpah dan belum banyak dimanfaatkan secara optimal dalam desain furnitur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, eksplorasi material, desain produk, dan pembuatan prototipe. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa bonggol jagung memiliki potensi sebagai material komposit yang ringan dan memiliki tekstur unik, cocok untuk diterapkan pada elemen dekoratif. Rak yang dikembangkan mengusung konsep laminasi dan multifungsi, menyesuaikan karakter rumah minimalis modern yang mengutamakan efisiensi ruang dan estetika sederhana. Uji coba visual dan fungsional menunjukkan bahwa rak dinding berbahan bonggol jagung mampu memberikan nilai estetis dan keberlanjutan dalam interior rumah. Penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku desain produk yang inovatif dan berkelanjutan.
Hibridasi Pendidikan Islam: Strategi Muhammad Abduh dan Ahmad Dahlan dalam Integrasi Kurikulum Tradisional dan Modern Randi Pratama; Wilaela Wilaela
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/26f2cv31

Abstract

The predominance of Western educational systems, which are defined by logic and organized structure, has led to the modernization of Islamic education. However, this approach entails a hybridization method that combines the Islamic intellectual legacy with contemporary educational systems rather than usually taking the form of complete acceptance. The purpose of this study is to analyze the idea of educational hybridization and the methods used by reformist leaders, especially Muhammad Abduh and Ahmad Dahlan, to combine traditional and contemporary curriculum. Based on the examination of both classical and modern literature, this study takes a qualitative approach employing a library research method. The results show that educational hybridization uses three primary methods selective adaptive, integrative-epistemological, and cultural-transformative as an epistemological technique to merge religious and general sciences. Curriculum integration is not just structural; it also includes values and scientific perspectives, as demonstrated by the changes implemented by Muhammad Abduh at Al-Azhar and Ahmad Dahlan through Muhammadiyah. As a result, educational hybridization can be viewed as a reasonable paradigm that is pertinent to dealing with the problems of modern educational change and globalization.