Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Nyeri, Kecemasan dengan Kualitas Tidur Pasien Post Operasi : Relationship between Pain, Anxiety and Sleep Quality of Postoperative Patients Syanif, Anggi Hanafiah; Afina Muharani; Maya Ardilla; Muflih
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.168

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah sebuah tindakan pengobatan dengan menggunakan prosedur invasif dengan tahapan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang ditangani dengan membuat sayatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji chi-square dengan populasi sebanyak 285 dan sampel 74 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil p-value sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan yang signifikan antara nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien post operasi di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan Tahun 2024. Disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien post operasi dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda dan lokasi penelitian yang berbeda
Peran Caregiver Dalam Mencegah Risiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Werdha : Literature Review Siregar, Yaumil Hafsani; Syanif, Anggi Hanafiah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6549

Abstract

Caregiver adalah seseorang yang melakukan pendampingan pada individu maupun kelompok yang tidak mampu merawat dirinya sendiri, baik sebagian atau seluruhnya, karena mengalami berbagai keterbatasan salah satunya kejadian jatuh. Kejadian ini mengidikasikan bahwa kejadian jatuh memerlukan kesadaran dan strategi untuk mengurangi kejadian jatuh pada lansia. Sehingga untuk mencegah risiko jatuh pada lansia membutuhkan pendampingan dapat dilakukan oleh anggota keluarga, maupun caregiver. Tinjauan literature review ini bertujuan mengidentifikasi tentang peran caregiver dalam mencegah risiko jatuh dan memaksimalkan pemantauan terhadap lansia di panti werdha. Pencarian artikel menggunakan elektronik meliputi Pubmed dan Google Scholar. Artikel dipublikasikan full text, dalam rentang tahun 2018-2023. Artikel yang dipilih memiliki DOI, penelitian kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan keenam artikel bahwa caregiver memberikan peranan penting untuk meningkatkan dan mempertahankan derajat kesehatan terutama pada kelompok rentan yaitu pada lansia di panti werdha
Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Keluarga Tentang Perawatan Penderita Tuberculosis Paru Hafsani, Yaumil; Siregar, Maya Ardilla; Syanif, Anggi Hanafiah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6842

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya pengetahuan, sikap dan keterampilan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam mendukung proses pengobatan secara rutin agar pengobatan bisa berhasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita TB Paru di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif/survei, sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang diperoleh melalui random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan keluarga berada pada kategori cukup (50.0%), sikap keluarga berada pada kategori cukup (55%) dan sebagian besar keterampilan keluarga berada pada kategori cukup (62.5%). Kesimpulan diketahui karakteristik dan Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita Tuberculosis (TBC) di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Saran Pentingnya dukungan dan dorongan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam hal mengingatkan kepada keluarga untuk minum obat, mengingatkna selalu pakai masker, menyiapkan kebutuhan penderita dan bahkan lebih aktif untuk mengantar pasien untuk kontrol ke pelayanan kesehatan secara teratur
Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Mulidan, Mulidan; Syanif, Anggi Hanafiah; Syaiful, Dedi; Muflih, Muflih
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6843

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung kongestif (congestif  heart  failure) merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan ketidak mampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi pada jaringan tubuh. Gagal jantung dapat ditandai dengan adanya kelebihan (overload) volume darah, perfusi jaringan yang tidak adekuat dan toleransi aktivitas yang buruk. Gagal jantung  kongestif  terjadi  karena  gangguan  kontraktilitas  jantung (disfungsi sistolik)  atau  pengisian  jantung  (diastole)  sehingga curah jantung lebih rendah dari normal. Tujuan: mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis penelitian analisis deskriptif metode survei analitik dengan pendekatan cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dalam penelitian tentang hubungan karakteristik (independent) dan tingkat nyeri (independent) pada pasien gagal jantung kongestif (dependent). Analisa data yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji chi-square  dengan nilai p-value0,05.Berdasarkan dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dari setiap karakteristik terdapat 1 karakteristik yang saling berhubungan yaitu jenis kelamin mayoritas pengelaman nyeri sedang 36 orang (40,9%), nyeri berat 9 orang (10,2%) dan berat sekali 11 orang (12,5%), sedangkan laki-laki pengalaman nyeri berat 9 orang (10.2%) dan berat sekali 12 orang (13,6%), dengan hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik usia dan jelnias kelamin dnegan pengalaman/tingkat nyeri yang di rasikan oleh pasien dengan gagal jantung kongestif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien memiliki dampak atau hubungan yang signifikan dari karekteristik usia dan jenis kelamin dalam mengahadapi nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Implikasi Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen nyeri bagi pasien dan keluarga yang mengalami gagal jantung kongestif. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi yang meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen nyeri untuk meminimalkan nyeri tersebut.