Meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah tujuan utama pendidikan. Solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah pengelolaan sumber daya melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sekolah diberi wewenang langsung terkait pelayanan internal dan eksternal. Hal ini sejalan dengan kebijakan desentralisasi yang mendorong sekolah untuk membuat keputusan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan siswa, orang tua, guru, kepala sekolah, dan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masrakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 060914 Sunggal melalui pendampingan berkelanjutan. MBS sebagai pendekatan desentralisasi pendidikan menekankan pada kemandirian sekolah dalam pengambilan keputusan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengelolaan sumber daya. Namun, banyak tantangan yang sering terjadi dalam pelaksanaannya di lapangan, termasuk masih rendahnya pemahaman maupun pengimplementasian tentang MBS, kurangnya dokumentasi perencanaan strategis, dan keterbatasan instruksi bagi SDM di SD Negeri 060914 Sunggal. Tiga tahap utama digunakan untuk melaksanakan kegiatan PKM ini yaitu: (1) observasi kebutuhan manajemen sekolah; (2) pelatihan MBS dengan pendekatan partisipatif; dan (3) pendampingan intensif dalam penyusunan dan implementasi program kerja berbasis MBS. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada pengelola sekolah dalam memahami serta pegelola sekolah memiliki peningkatan dalam keterampilan manajerial yang lebih baik, terutama dalam hal partisipasi dalam perencanaan, peningkatan peran komite sekolah, dan pengawasan dan evaluasi.