p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MAXIMAL
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Problem Posing Berbasis HOTS Pandika Pandika; Fitrima Nurjannah
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2025): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbekangi karena dalam proses pendidikan seorang pendidik diharuskan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas dalam menggunakan atau menciptakan model dalam pembelajaran untuk mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik. Dalam Proses pembelajaran, pendidik dituntut untuk membuat peserta didik menjadi tertarik dengan materi pembelajaran yang disajikan. Karena itulah pembelajaran yang menantang bagi peserta didik sangat dibutuhkan. Dalam skripsi ini disajikan Model Pembelajaran yang menarik dengan menyelesaikan permasalahan dengan cara berpikir tingkat tinggi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana model pembelajaran cooperative learning type problem posing berbasis HOTS. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep model pembelajaran cooperative learning type problem posing dan untuk mengetahui pelaksanaan model pembelajaran cooperative learning type problem posing berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau library research. Adapun sumber data yang akan digunakan adalah data-data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah sumber-sumber yang menjadi rujukan utama yang dibutuhkan dalam sebuah penelitian. Sumber data sekunder adalah sumber data yang membantu sumber data primer. Data sekunder yang dapat digunakan dalam mendukung penelitian ini antara lain jurnal yang bersumber dari internet yang relevan dengan permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis isi atau content analysis. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran cooperative learning type problem posing berbasis HOTS adalah model pembelajaran yang dilaksanakan dengan membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok kecil kemudian pendidik meminta peserta didik merumuskan permasalahan dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara berpikir kritis, logis, sistematis dan kreatif. Oleh karena itu, model pembelajaran cooperative learning type problem posing berbasis HOTS sangat baik untuk diterapkan dalam proses pembelajaran, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia untuk Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Fitrima Nurjannah; Pandika Pandika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2025): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Bertujuan (1.) Memaparkan hasil analisis Pengembangan Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva Pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Untuk Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar. (2.) Mendeskripsikan Hasil validasi desain Pengembangan Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva Pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Untuk Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar. (3.) Mendeskripsikan hasil validasi produk Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva Pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Untuk Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar. (4.) Mendeskripsikan hasil uji coba produk Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva Pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Untuk Peserta Didik IV Sekolah Dasar. (5.) Mendeskripsikan hasil evaluasi produk pengembangan Bahan Ajar Digital Menggunakan Canva Pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Untuk Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data diperoleh dari validator, guru, dan peserta didik. Data kualitatif berasal dari komentar serta saran perbaikan yang diberikan oleh validator, sementara data kuantitatif diperoleh melalui hasil angket validasi dari ahli desain, media, materi dan bahasa, serta angket yang diisi oleh praktisi dan peserta didik sebagai responden. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 182/I Hutan Lindung. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa Bahan Ajar Digital menggunakan canva pada materi kekayaan budaya Indonesia kelas IV Sekolah Dasar. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan yang sangat tinggi. Hasil validasi ahli desain memperoleh total skor 98 dengan rata-rata skor 4,9 termasuk katagori sangat valid. Hasil validasi media memperoleh total skor 40 dengan rata-rata 5 termasuk katagori sangat valid. Hasil validasi materi memperoleh total skor 4,79 dengan rata-rata 4,8 termasuk katagori sangat valid. Hasil validasi bahasa memperoleh total skor 28 dengan rata-rata 4,6 termasuk katagori sangat valid. Kepraktisan produk diperoleh dari angket praktisi guru menunjukkan total skor sebesar 50 dengan rata-rata 5, yang dikategorikan "sangat valid." Sedangkan kepraktisan dari perolehan angket respon peserta didik kelompok kecil memperolah total skor 319 dengan persentase kelayakan 4,8%, yang masuk dalam kategori "Sangat Praktis", respon peserta didik kelompok besar total skor yang diperoleh mencapai 1.152 dengan persentase kelayakan sebesar 4,9% yang dikatagorikan sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Bahan Ajar Digital menggunakan canva pada materi kekayaan budaya Indonesia untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, bahan ajar digital ini layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS di kelas IV Sekolah Dasar.