Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. (Prac.), IPU.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi dengan Metode HIRA Terintegarasi BIM pada Proyek Gedung SDN Pasar Baru Fariz Hazel; Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. (Prac.), IPU.; Ir. Kartika Puspa Negara, ST., MT., Ph.D.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam proyek konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan kerja menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) yang terintegrasi dengan Building Information Modeling (BIM), guna memitigasi risiko secara lebih efektif dan terstruktur. Studi dilakukan pada proyek pembangunan Gedung SDN Pasar Baru dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan wawancara terhadap para profesional proyek, kemudian dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas risiko. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa risiko jatuh dari ketinggian dan cedera akibat kelelahan menjadi risiko dominan dalam pekerjaan struktur. Integrasi hasil analisis ke dalam BIM dilakukan menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit dan Dynamo untuk membentuk fitur Safety Schedule, serta divisualisasikan secara 4D menggunakan Autodesk Navisworks. Integrasi ini memungkinkan visualisasi dan manajemen risiko secara real-time, yang meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dan koordinasi keselamatan kerja. Penelitian ini membuktikan bahwa penggabungan metode HIRA dan teknologi BIM dapat menjadi pendekatan inovatif dalam pengelolaan risiko K3 di proyek konstruksi.
Analisis Risiko K3 pada Proyek Menggunakan Metode FMEA dan BIM (Studi Kasus: Jembatan 9 STA 20+539 Tol Akses Patimban Paket 1) Ghifarie Ichwansyah; Dr. Ir. Wisnumurti, MT.; Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. (Prac.), IPU.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi jembatan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat berdampak serius terhadap keberhasilan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko K3 pada pekerjaan konstruksi Jembatan 9 STA 20+539 Tol Akses Patimban menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta mengintegrasikan hasilnya ke dalam Building Information Modeling (BIM) guna menghasilkan safety schedule yang mendukung perencanaan keselamatan. Hasil analisis FMEA menunjukkan 26 risiko K3 yang diklasifikasikan menjadi 6 risiko tinggi, 14 risiko sedang, dan 6 risiko rendah. Risiko tertinggi adalah terjepit saat proses pemancangan dengan nilai RPN sebesar 57,5. Hasil tersebut diintegrasikan ke dalam model BIM 3D menggunakan Revit dan plugin Dynamo untuk menghasilkan safety schedule otomatis, yang kemudian divisualisasikan dalam simulasi 4D pada Navisworks. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi FMEA dan BIM dapat menjadi pendekatan efektif dalam merencanakan dan mengelola risiko K3 secara visual dan sistematis pada proyek konstruksi jembatan. Kata kunci : Building Information Modeling, Failure Mode and Effect Analysis, Konstruksi Jembatan, Risiko K3, Safety Schedule