Dr. Ir. Wisnumurti, MT.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengelolaan Material Baja Tulangan Menggunakan Pendekatan Just in Time (Studi Kasus: Gedung B Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya) Muammar Tsani; Dr. Ir. Wisnumurti, MT.; Ir. M. Hamzah Hasyim, ST., M.Eng.Sc.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan material baja tulangan sangat penting untuk mengendalikan mutu dan kualitas konstruksi terutama konstruksi gedung, pekerjaan baja tulangan termasuk dalam pekerjaan kritis dimana akan berpengaruh terhadap keseluruhan proyek konstruksi dan keberlangsungan proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan data-data proyek seperti detailed engineering design, master time schedule, dan data manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa manajemen baja tulangan dengan pendekatan just in time yang dikombinasikan dengan bar bending schedule dan site management plan. Perhitungan kuantitas baja tulangan pada struktur atas menggunakan bar bending schedule yang disesuaikan dengan analisa durasi pekerjaan sehingga didapat jadwal kebutuhan baja tulangan dan jadwal pengadaan baja tulangan. Selanjutnya dilakukan optimasi site layout setelah penerapan just in time dengan menggunakan traveling distance atau jarak pergerakan pekerja. Dari hasil analisa, didapat bahwa terjadi pengurangan kuantitas maksimum kedatangan baja tulangan dengan metode just in time dan eksisting sebesar 26,7% serta pengurangan kuantitas volume rata-rata sebesar 25,3%. Dengan frekuensi kedatangan metode just in time sebanyak 10 kali, sementara kedatangan eksisting sebanyak 4 kali. Dan optimasi pergerakan pekerja setelah penerapan just in time ditinjau dari site layout yang berubah dengan mengubah ukuran stockyard baja tulangan sebesar 25%, dilakukan optimasi dengan 3 skenario dimana optimasi terbesar terdapat pada skenario pertama dengan 3,43% dari traveling distance yang dilakukan oleh pekerja. Kata kunci: Baja Tulangan, Just in Time, Bar Bending Schedule, Traveling Distance
Analisis Pengaruh Perkuatan Struktur Gedung dengan Rangka Bresing Eksentrik terhadap Ketidakberaturan Torsi, Simpangan, dan Gaya Dalam Carrissa Regina Shafi Candraningtyas; Dr. Ir. Wisnumurti, MT.; Ir. Roland Martin Simatupang, ST., MT., M.Sc 4. Hasil Akhir Skripsi :
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur gedung bertingkat di Indonesia rentan terhadap deformasi tidak teratur akibat ketimpangan kekakuan, terutama pada area evakuasi yang diperkuat dinding beton bertulang (dinding geser). Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan eksentrisitas antara pusat massa dan pusat kekakuan, memicu ketidakberaturan torsi saat terjadi gempa. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan rangka bresing eksentrik (RBE) terhadap perilaku seismik struktur, khususnya pada ketidakberaturan torsi, simpangan, dan gaya-gaya dalam. Analisis dilakukan secara komparatif terhadap empat varian model struktur gedung bertingkat tujuh, dengan satu model eksisting tanpa RBE dan tiga model lainnya mengintegrasikan RBE dengan variasi panjang link horizontal (50 cm, 100 cm, dan 150 cm). Hasil menunjukkan bahwa model dengan RBE ber-link 50 cm (Model 2) memberikan kinerja paling optimal, mereduksi eksentrisitas hingga 30,15%, menurunkan simpangan antar lantai hingga 70%, serta menurunkan klasifikasi ketidakberaturan torsi dari kategori B menjadi A. Penambahan RBE juga menyebabkan redistribusi gaya dalam, dengan peningkatan gaya aksial dan geser pada area bresing, serta penurunan gaya pada elemen struktur utama lainnya. Panjang link yang lebih besar (100 cm dan 150 cm) justru menurunkan efektivitas kontrol deformasi. Dengan demikian, pemilihan konfigurasi RBE yang tepat berperan penting dalam perbaikan kinerja seismik gedung bertingkat dengan ketimpangan kekakuan.
Analisis Risiko K3 pada Proyek Menggunakan Metode FMEA dan BIM (Studi Kasus: Jembatan 9 STA 20+539 Tol Akses Patimban Paket 1) Ghifarie Ichwansyah; Dr. Ir. Wisnumurti, MT.; Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng. (Prac.), IPU.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi jembatan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat berdampak serius terhadap keberhasilan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko K3 pada pekerjaan konstruksi Jembatan 9 STA 20+539 Tol Akses Patimban menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta mengintegrasikan hasilnya ke dalam Building Information Modeling (BIM) guna menghasilkan safety schedule yang mendukung perencanaan keselamatan. Hasil analisis FMEA menunjukkan 26 risiko K3 yang diklasifikasikan menjadi 6 risiko tinggi, 14 risiko sedang, dan 6 risiko rendah. Risiko tertinggi adalah terjepit saat proses pemancangan dengan nilai RPN sebesar 57,5. Hasil tersebut diintegrasikan ke dalam model BIM 3D menggunakan Revit dan plugin Dynamo untuk menghasilkan safety schedule otomatis, yang kemudian divisualisasikan dalam simulasi 4D pada Navisworks. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi FMEA dan BIM dapat menjadi pendekatan efektif dalam merencanakan dan mengelola risiko K3 secara visual dan sistematis pada proyek konstruksi jembatan. Kata kunci : Building Information Modeling, Failure Mode and Effect Analysis, Konstruksi Jembatan, Risiko K3, Safety Schedule
Analisis Pengaruh Perkuatan dengan Rangka Bracing Konsentrik pada Struktur Gedung terhadap Ketidakberaturan Torsi, Simpangan, dan Gaya Dalam Muhammad Hakim Maulana; Dr. Ir. Wisnumurti, MT.; Ir. Roland Martin Simatupang, ST., MT., M.Sc.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia yang berada diantara 3 lempeng tektonik yaitu lempeng IndoAustralia, Eurasia, dan Pasifik (Ring of Fire) menjadi alasan rawan terjadi gempa bumi. Gempa bumi ini dapat menjadi masalah utama pada struktur bangunan terutama pada bangunan yang mengalami ketidakberaturan torsi. Ketidakberaturan torsi tersebut dapat dihilangkan dengan meminimalisir eksentrisitas antara titik pusat massa dan kekakuan pada struktur global. Penelitian ini melakukan 5 pemodelan trial and error menggunakan penambahan rangka bracing konsentrik X untuk meminimalisir eksentrisitas, story drift dan gaya-gaya dalam yang terjadi pada komponen struktur. Hasil menunjukkan bahwa perkuatan menggunakan rangka bracing konsentrik X dapat mengurangi harga dari eksentrisitas dan story drift sehingga dapat memperkecil harga gaya - gaya dalam yang terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkuatan menggunakan rangka bracing konsentrik X dapat mengefisienkan momen puntir dan gaya-gaya dalam lainnya yang terjadi pada komponen lokal.