Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi pada objek wisata pantai di Desa Kiluan Negeri Tanggamus) Basai, Erwin Putu; Gilang, M. Harviend
JURNAL SOSIAL DAN HUMANIS SAINS Vol 10, No 1 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIS SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jshs.v10i1.4399

Abstract

Peran pemerintah desa memiliki posisi yang sangat strategis dalam memberdayakan masyarakat agar memiliki nilai tambah secara ekonomi melalui pengembangan wisata pantai di Desa Kiluan Negeri. Pemerintah desa diharapkan dapat mengatur tata kelola dan memberikan ruang bagi masyarakat desa untuk terlibat secara aktif dalam mengelola aset wisata tersebut agar berdampak positif dalam menambah pendapatan bagi masyarakat Desa Kiluan Negeri. Pada penelitian ini dilakukan studi analisis tentang peran pemerintah desa dalam pengelolaan wisata pantai desa kiluan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dalam konteks kualitatif, untuk lebih memahami peran yang dilakukan pemerintah desa. Penelitian yang menunjukkan bahwa peran pemerintah desa mencakup tiga fungsi utama, yaitu sebagai regulator, fasilitator, dan promotor. Sebagai regulator, pemerintah desa telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan peraturan desa yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata, termasuk pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengaturan zonasi usaha di kawasan pantai. Sebagai fasilitator, pemerintah desa menyediakan sarana dan prasarana pendukung, seperti akses jalan, toilet umum, tempat sampah, serta pelatihan-pelatihan usaha dan lingkungan bekerja sama dengan dinas terkait dan LSM. Peran ini terbukti membuka peluang usaha dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam sektor pengembangan ekonomi pariwisata. Sebagai promotor, pemerintah desa aktif melakukan promosi wisata melalui media sosial, spanduk, dan website desa, serta mendorong keterlibatan pemuda desa dalam digital marketing wisata. Upaya promosi ini secara perlahan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal. Dapat disimpulkan bahwa peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata pantai di Desa Kiluan Negeri sangat signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, masih diperlukan penguatan kelembagaan dan pengembangan regulasi yang lebih inklusif untuk menjangkau kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA Tamimi, Agil; Putubasai, Erwin; Gilang, M. Harviend; Kusumastuti, Henni
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI) Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Unversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jakpi.v5i1.6436

Abstract

Pantai Paku is a coastal tourism attraction located in Paku Village, Kelumbayan District, Tanggamus Regency, Lampung Province. This study aims to identify the role of the village government in developing the Pantai Paku tourism area and its impact on community welfare. A qualitative descriptive approach was used with data collected through interviews, observations, and documentation. The results show that the village government acts as a regulator, facilitator, promoter, and coordinator in tourism development. These roles contribute to increasing community income, creating new employment opportunities, and enhancing local skills in the creative economy sector. Thus, community-based tourism management supported by village government plays a crucial role in improving local welfare and fostering sustainable rural development. Pantai Paku merupakan salah satu objek wisata bahari yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pengembangan objek wisata Pantai Paku dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran sebagai regulator, fasilitator, promotor, dan koordinator dalam pengembangan pariwisata. Peran tersebut berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan lokal dalam sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, pengelolaan wisata berbasis masyarakat yang didukung oleh pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan menjadi model pembangunan desa berkelanjutan