Pasha, Salsya Islami
Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Antibakteri Minuman Fermentasi Tepache Terhadap Proteus mirabilis dan Staphylococcus aureus Penyebab Infeksi Saluran Kemih Tiara, Anggi; Yulianti, Melinda; Carissa, Respati Putri; Pasha, Salsya Islami; Wuladari, Novita; Amanda, Seprida Mega; Rachmawati, Firdha; Naully, Patricia Gita
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16205

Abstract

Urinary tract infections can be caused by several types of bacteria, including Proteus mirabilis and Staphylococcus aureus. Urinary tract infections caused by these two bacteria can be treated with antibacterials such as penicillin, methicillin, or ampicillin, which often cause resistance, so alternative antibacterial compounds derived from natural ingredients are needed. Tepache is a prehistoric Mexican fermented drink usually made from pineapple peel. Several studies have reported that Tepache contains probiotics and can inhibit the growth of Escherichia coli. The purpose of this study was to make a Tepache drink and test its antibacterial activity against P. mirabilis and S. aureus bacteria. This study began with the fermentation of Tepache for 10 days. The antibacterial activity of Tepache against P. mirabilis and S. aureus bacteria was tested using the diffusion method, by comparing concentrations of 15%, 25%, 50% and 100%. The results showed that tepache fermentation was successful with a final pH of 3. Tepache with various concentrations of 15%, 25%, 50%, and 100% produced inhibition zones for P. mirabilis and S. aureus. Tepache with a concentration of 100% produced the largest inhibition zones, namely 12.75 mm for P. mirabilis and 13.5 mm for S. aureus. Therefore, it can be concluded that tepache has antibacterial activity at an optimum concentration of 100%.Keywords: antibacterial; tepache; Proteus mirabilis; Staphylococcus aureus ABSTRAK Infeksi saluran kemih dapat disebabkan oleh beberapa jenis bakteri antara lain Proteus mirabilis dan Staphylococcus aureus. Infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh kedua bakteri tersebut dapat diobati dengan antibakteri seperti penisilin, metisilin, atau ampisilin, yang sering menyebabkan resistensi, sehingga dibutuhkan senyawa antibakteri alternatif yang berasal dari bahan alami. Tepache adalah minuman fermentasi pra-sejarah Meksiko yang biasanya dibuat dari kulit nanas. Beberapa penelitian melaporkan bahwa Tepache mengandung probiotik dan dapat menghambat pertumbuhan Eschericia coli. Tujuan penelitian ini adalah membuat minuman Tepache dan menguji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri P. mirabilis dan S. aureus. Penelitian ini diawali dengan fermentasi Tepache selama 10 hari. Aktivitas antibakteri Tepache terhadap bakteri P. mirabilis dan S. aureus diuji dengan metode difusi, dengan membandingkan konsentrasi 15%, 25%, 50% dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa fermentasi Tepache berhasil dilakukan dengan pH akhir 3. Tepache dengan varian konsentrasi sebesar 15%, 25%, 50% dan 100% dapat menghasilkan zona hambat pada P. mirabilis dan S. aureus. Tepache dengan konsentrasi 100% dapat menghasilkan zona hambat terbesar yaitu 12,75 mm pada P. mirabilis dan 13,5 mm pada S. aureus. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa Tepache memiliki aktivitas antibakteri pada konsentasi optimum sebesar 100%.Kata kunci: antibakteri; Tepache; Proteus mirabilis; Staphylococcus aureus