Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Malnutrition and Its Correlation with Egg Production Quantity and the Human Development Index in South Sumatra, Indonesia: Malnutrition, Egg Supply, and Human Development Bertliussaza; Rifansyah, Ogi
Sriwijaya Journal of Agribusiness and Biometrics in Agriculture Research Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Departement of Socio-Economic Agricuture, Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Egg production is one of the determining factors for improving the nutrition of the community, which, in turn, contributes to an increase in the Human Development Index. Therefore, it is essential to examine the relationship between egg production quantity, malnutrition, and the Human Development Index. This research utilizes secondary data from the South Sumatra Central Statistics Agency regarding the quantity of egg production, the community development index, and malnutrition in South Sumatra from 2018 to 2022. The data will be processed using the Smart-Pls 4 application, employing the Structural Equation Modeling (SEM) technique. Based on the results of hypothesis testing, it is also known that the second hypothesis, stating that Nutrition has a positive influence on Production, is accepted because the original sample is positively 0.724 > 0, indicating a positive influence. Furthermore, the T Statistics value is 6.470 > 1.645, and the P Values is 0.000 < 0.05, signifying a significant impact. The results indicate a correlation were higher levels of malnutrition lead to increased egg production. The implications of these findings suggest that despite a high quantity of eggs produced, not many people are able to consume eggs. This could also raise concerns about food insecurity in South Sumatra.
Analisis Konseptual Faktor Impor Beras Indonesia: Strategi Ekonomi Dan Peluang Bisnis Tafarini, Meitry Firdha; Bertliussaza, Bertliussaza; Amelia, Rossa; Panjaitan, Tia Greselina; Suhadi, Amanda Khairrani
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.344

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok strategis bagi ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris, produksi beras domestik belum mampu mencukupi kebutuhan nasional yang terus meningkat akibat pertumbuhan populasi, sehingga menimbulkan ketergantungan pada impor beras. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor beras Indonesia, mengevaluasi dampak pertumbuhan penduduk terhadap permintaan beras, serta mengidentifikasi strategi ekonomi dan peluang bisnis untuk mengurangi ketergantungan impor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk kebijakan pangan nasional dan membuka peluang bisnis di sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data sekunder dari sumber referensi terpercaya melalui studi pustaka dan analisis SWOT. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan beras berkontribusi signifikan terhadap tingginya impor, diperparah oleh ketidakseimbangan produksi domestik dengan konsumsi, harga beras tinggi, dan kurangnya diversifikasi pangan. Penelitian menyarankan penguatan diversifikasi pangan dan adopsi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi produksi. Kesimpulannya, pemerintah perlu mengimplementasikan kebijakan diversifikasi pangan dan mempercepat adopsi teknologi pertanian untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.