Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Lomba Edukatif di Pendidikan Anak Usia Dini Desa Rancagong Tanuwijaya, Patricia; Louisa, Cindy; Odira, Manjou; Lorencius, Jasson; Suleman, Sean Selbyanto; Linggajaya, Catherine Michaela; Clarissa, Jennie; Wijaya, Nicole; Heryanto, Safina Isabelia Revanya; Ilham, Altaf Zain
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Gagasan Abdimas dan Kuliah Kerja Nyata
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/e7ny2309

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, dengan tujuan meningkatkan kreativitas dan literasi awal anak-anak melalui lomba mewarnai dan mengeja kata. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Pradita sebagai bagian dari Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan menggunakan metode partisipatif melalui observasi dan demonstrasi. Sebanyak 33 anak PAUD berusia 4–6 tahun terlibat aktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan visual-motorik dan fonetik, serta keberanian dan rasa percaya diri anak. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara guru, orang tua, masyarakat, dan mahasiswa dalam mendukung perkembangan anak. Donasi buku cerita memberikan dukungan berkelanjutan untuk membangun budaya literasi. Hal ini menunjukkan bahwa lomba edukatif merupakan pendekatan efektif yang dapat direplikasi untuk mendukung pendidikan anak usia dini berbasis komunitas.
Strategi Edukasi Sejarah Lokal Melalui Animasi Interaktif Museum Fatahillah Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Generasi Muda Wijaya, Nicole
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 3 No. 2 (2025): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v3i2.1287

Abstract

The Fatahillah Museum, located in Kota Tua, Jakarta, is a historical landmark that was originally built as the town hall during the era of the Dutch East India Company (VOC). Today, it serves as a museum that preserves and displays important historical artifacts from Batavia’s colonial past. Despite its rich cultural and historical value, the museum faces low engagement from the younger generation, who often perceive historical sites as outdated or irrelevant. This study aims to explore effective ways to increase youth interest and appreciation for the Fatahillah Museum and its historical significance. To achieve this, the study utilizes a qualitative research method, including direct observation, in depth interviews, and literature review. Findings indicate that the use of animation featuring engaging visual styles, narrative storytelling, and accessible language can significantly enhance the delivery of historical content. The combination of educational messages and creative visuals helps bridge the gap between traditional history and contemporary youth culture. In conclusion, animation proves to be a promising medium to make learning about cultural heritage more appealing, interactive, and relatable to the younger generation