Gagang pintu adalah bagian penting dari pintu yang digunakan dan ditemukan setiap harinya. Gagang pintu yang tidak dibersihkan dapat menjadi tempat penularan penyakit. Untuk itu perlu dilakukan kebersihan sanitasi salah satunya dengan memakai disinfektan spray minyak atsiri daun kemangi. Kandungan minyak atsiri daun kemangi dapat berperan untuk menghambat dan membunuh bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh efektivitas penggunaan minyak atsiri daun kemangi dengan berbagai konsentrasi terhadap penurunan angka kuman gagang pintu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sejenis dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design yang dilaksanakan pada bulan Maret 2024. Objek penelitian ini adalah minyak atsiri daun kemangi ( Ocimum basilicum L. ) dengan total sampel yang digunakan yaitu 24 gagang pintu. Penelitian ini menggunakan analisis data uji Shapiro-Wilk , Paired Samples T-test dan uji One way Anova . Hasil persentase penurunan angka kuman gagang pintu setelah menggunakan semprotan disinfektan minyak atsiri daun kemangi konsentrasi 50% sebesar 35,7%, konsentrasi 55% sebesar 41,5%, konsentrasi 60% sebesar 42,5%. Berdasarkan uji Shapiro-Wilk didapatkan nilai-p >0,05, uji Paired Sample T-test didapatkan nilai- p <0,05, dan uji One Way Anova didapatkan nilai-p >0,05. Secara deskriptif pengguna ada 3 variasi konsentrasi yang dapat menurunkan angka kuman pada gagang pintu. Minyak atsiri dengan konsentrasi 60% paling efektif untuk mengurangi jumlah kuman pada gagang pintu. Sedangkan secara statistik ketiga konsentrasi tidak ada perbedaan yang signifikan.