Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGALIRKAN NADI KEHIDUPAN: OPTIMALISASI MESIN POMPA SUMUR BOR UNTUK AIR BERSIH BERKELANJUTAN DI PRACIMANTORO Ruslina Dwi Wahyuni; Arta Mina, Dina; Azkia Muhammad Adiba, Mirza; Fatmah Rangkuti
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 1 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i1.352

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro. Air merupakan salah satu elemen terpenting dalam keberlangsungan hidup manusia. Karena air merupakan hal pokok dalam pemenuhan kebutuhan setiap hari. Dalam persoalan penyediaan air bersih, masih banyak terjadi kelangkaan air bersih dibeberapa wilayah di Indonesia khususnya di daerah pedesaan yang sulit terjangkau infrastruktur sehingga kurang meratanya program pengaliran air bersih di daerah-daerah tersebut. Salah satunya yang terjadi di Desa Gambirmanis, kecamatan Pracimantoro yang merupakan salah satu daerah yang memiliki khasus kelangkaan air terbesar yang terjadi di Kabupaten Wonogiri yang mayoritas memiliki jenis tanah karst .Metode pengabdian menggunakan Pengabdian  masyarakat  ini dilakukan menggunakan metode Participatory Action  Research (PAR). Pada pengabdian ini mencoba mencarikan solusi atas keterbatasan air bersih dengan cara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Hasil dari pengabdian ini adalah tersolusinya kebutuhan air bersih dengan memanfaatkan teknologi, yaitu dengan mengoptimalkan sumur bor yang pernah ada namun terbengkalai sehingga bisa berfungsi dan bermanfaat kembali dalam pemenuhan kebutuhan air bersih pada daerah tersebut. Kata kunci: Optimalisasi, Air Bersih, Kolaborasi, Sumur Bor
Kajian Batas Usia Perkawinan Menggunakan Pendekatan Yuridis Normatif, Sosiologis dan Psikologis Fatmah Rangkuti
Jurnal Ad Dustur Vol. 2 No. 2 (2026): Ad-Dustur
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menekan angka perkawinan dini di Indonesia, pemerintah telah membentuk berbagai macam peraturan terkait perkawinan. Salah satunya adalah mengenai batas minimal usia bagi masyarakat yang hendak menikah. Dalam peraturan Undang-undang No. 16 Tahun 2019 tersebut, tertulis di dalamnya bahwa batas usia perkawinan adalah 19 tahun bagi perempuan maupun laki-laki. Namun pada pelaksanaannya, peraturan tersebut tidak berjalan sesuai dengan harapan. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penyebab tidak terealisasinya Undang-undang ini dengan maksimal dan bagaimana upaya preventif untuk menekan angka perkawinan dini di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi pustaka (library research) yang menggunakan pendekatan Interdisipliner berupa perspektif Yuridis Normatif, Sosiologis dan Psikologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya faktor penyebab Undang-undang ini belum terlaksana dengan maksimal adalah belum adanya sosialisasi secara masif kepada masyarakat, adanya dispensasi yang membuat masyarakat menyepelekan peraturan tersebut, dan peran Pengadilan Agama yang belum berkomitmen untuk menerapkan aturan demi mencegah perkawinan dini di Indonesia.