Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGUATAN KAPASITAS ASN DALAM PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DI KOTA PONTIANAK Sulaiman, Sulaiman; Yunika Depri Listiana; Andjani Trimawarni
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.275

Abstract

Pengabdian masyarakat ini menitikberatkan pada peningkatan kemampuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam mengimplementasikan asas-asas Pemerintahan yang Baik di Pontianak melalui program pembinaan dan pendampingan. Inisiatif ini didasari oleh urgensi peningkatan mutu manajemen pemerintahan lokal, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kontemporer seperti era digital, perubahan lingkungan, dan fluktuasi sosio-ekonomi. Metodologi yang diterapkan menggabungkan beragam konsep terkini, mencakup Pembelajaran Kolaboratif, Pemikiran Desain, Kepemimpinan Adaptif, Pembelajaran Campuran, Pembelajaran Aksi, Pengembangan Kepemimpinan Etis, Pembelajaran Mikro, Praktik Berbasis Bukti, dan Komunitas Praktisi. Rangkaian kegiatan meliputi sesi pelatihan intensif, lokakarya, bimbingan lapangan, dan forum diskusi yang didesain untuk memperdalam wawasan dan meningkatkan kompetensi PNS dalam menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan, pertanggungjawaban, keterlibatan publik, dan optimalisasi. Hasil program menunjukkan kemajuan berarti dalam pemahaman dan penerapan konsep Pemerintahan yang Baik oleh PNS Pontianak. Terdapat indikasi perubahan positif dalam kualitas layanan publik, efektivitas pengelolaan keuangan, dan keterbukaan terhadap partisipasi warga. Para PNS memperlihatkan peningkatan kesadaran akan fungsi mereka dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan bertanggung jawab. Meski demikian, beberapa kendala seperti keengganan terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya masih perlu ditangani melalui pendampingan berkelanjutan dan dukungan kebijakan yang sesuai. Pengaruh program ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kapabilitas individu PNS, tetapi juga berkontribusi pada perubahan etos kerja di lingkungan pemerintahan Pontianak.
Kepemimpinan dalam Mewujudkan Good Governance Kabupaten Kubu Raya: Studi Literatur Listiana, Yunika Depri; Agisna Mar’atana; Eka Mustika Sari; Andjani Trimawarni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15964

Abstract

Kepemimpinan pemerintahan daerah memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan, kualitas pelayanan publik, serta keberhasilan tata kelola administrasi publik dalam mewujudkan good governance. Pergantian kepemimpinan daerah di Kabupaten Kubu Raya pasca Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 menjadi momentum penting untuk mengkaji peran kepemimpinan sebagai upaya memperkuat praktik pemerintahan yang terbuka, bertanggungjawab melibatkan peran aktif masyarakat, serta mampu menanggapi kebutuhan publik secara efektif. Penelitian bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan pemerintahan daerah dalam mewujudkan good governance melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan teknik literature review berbentuk narrative review. Data diperoleh dari artikel ilmiah, jurnal, skripsi, dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara kritis dan sistematis melalui analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kepemimpinan berperan sebagai kekuatan dinamis dalam menggerakkan tata kelola administrasi publik. Gaya kepemimpinan yang responsif, partisipatif, adaptif, dan inovatif terbukti efektif dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa good governance tidak hanya merupakan output kepemimpinan, melainkan sistem tata kelola yang terbentuk melalui interaksi berkelanjutan antara kepemimpinan, birokrasi, dan masyarakat. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan praktis dalam penguatan kepemimpinan pemerintahan daerah, khususnya di Kabupaten Kubu Raya.