Manajemen diri pada penderita diabetes mellitus tipe 2 merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk melindungi pasien terhadap penyakitnya dan sebagai upaya mencegah terjadinya komplikasi. Selain manajemen diri, penderita diabetes melitus juga perlu memiliki pengetahuan yang baik agar mampu mengelola masalah kesehatannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 di poliklinik rawat jalan salah satu rumah sakit swasta di Palangka Raya. Metode menggunakan metode korelasional dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus (DKQ 24) dan angket manajemen diri diabetes melitus (DSMQ) yang bersifat tertutup karena telah mempunyai 40 pilihan jawaban dan dibagikan kepada responden pada bulan Februari-Maret 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 di poliklinik rawat jalan tunggal RS Swasta Palangka Raya, dengan p value = 0,05 dengan Sperman’s rank correlation sebesar 0,006. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 di poliklinik rawat jalan salah satu rumah sakit swasta di Palangka Raya. Peran tenaga kesehatan diperlukan dalam dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 agar manajemen diri dapat tercapai optimal.