Zakariyati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Stimulus Kutaneus Slow Stroke Back Massage Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Mamajang Paneo, Sri Ayu Rahayu; Zakariyati; Nurfasila; Hasbullah
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2025): 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v14i2.2766

Abstract

Artritis reumatoid merupakan penyakit inflamasi kronik yang menimbulkan nyeri sendi dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk meredakan nyeri artritis reumatoid adalah slow back massage dengan stimulasi kulit yang diyakini dapat menurunkan nyeri melalui stimulasi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah slow back massage dengan stimulasi kulit efektif dalam menurunkan intensitas nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest dan control group, serta teknik purposive sampling. Sebanyak 60 lansia penderita artritis reumatoid di wilayah kerja Puskesmas Mamajang yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Kelompok intervensi mendapatkan slow back massage dengan stimulasi kulit selama seminggu, satu kali sehari, 3-5 menit per sesi. Intensitas nyeri sendi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan numeric rating scale (NRS). Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan uji statistik Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada intensitas nyeri sendi sebelum dan sesudah dilakukan slow back massage dengan skin stimulate (p<0,05). Rata-rata nyeri sendi mengalami penurunan setelah dilakukan intervensi dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p<0,05). Kelompok intervensi slow back massage dengan skin stimulate menunjukkan pengaruh yang lebih besar dalam menurunkan nyeri artritis reumatoid. Slow back massage dengan skin stimulate efektif dalam menurunkan intensitas nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid. Terapi ini dapat menjadi pilihan terapi non-obat yang aman dan mudah untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES TINGGIMAE Arlinda; Zakariyati; Evi Kusmayanti
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2209

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan penggunaan gadget membuat anak-anak semakin Anak-anak kini semakin akrab dengan teknologi digital. Secara global, jumlah pengguna gadget diprediksi mencapai 6,1 miliar pada tahun 2029, meningkat 42,62% sejak 2024. Di kawasan Asia, pertumbuhannya diperkirakan mencapai 49,46% dengan total sekitar 1,2 miliar pengguna. Penggunaan gadget pada anak memiliki dampak positif dan negatif, salah satunya menurunkan kualitas tidur serta memengaruhi perilaku emosional seperti mudah marah dan menangis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget terhadap kualitas tidur dan perilaku emosional anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 76 siswa kelas IV, V, dan VI di SD Inpres Tinggimae. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur perilaku emosional anak. Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan uji Chi-Square dengan alternatif Fisher Exact Test menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan gadget dan kualitas tidur dengan nilai p = 0,010 (<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara penggunaan gadget dan perilaku emosional anak usia sekolah dengan nilai p = 0,449 (>0,05). Kesimpulan: Intensitas penggunaan gadget yang tinggi dapat memengaruhi kualitas tidur anak, sedangkan perilaku emosional lebih dipengaruhi oleh pola asuh dan lingkungan.