Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Social Change and Domestic Violence: Empirical Reflections on Islamic Family Law in Pekanbaru Ismail, Muhamad; Zainal, Rusli; Netti, Misra; Faisal, Robithah Alam Hadi; Romianto, Irma
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v4i2.170

Abstract

This study explores the relationship between social change and domestic violence within the framework of Islamic family law in Pekanbaru, Indonesia. Using a qualitative thematic approach, data were gathered through in-depth interviews with 12 purposively selected respondents, including domestic violence survivors, religious leaders, legal practitioners, and community mediators. The findings reveal that ongoing social transformations—such as shifting gender roles, economic stress, and the weakening of traditional family structures—contribute significantly to the complexity and prevalence of domestic violence cases. Respondents demonstrated varied understandings of Islamic family law, often influenced by cultural norms rather than textual Islamic doctrines. Thematic analysis identified three core themes: (1) dissonance between religious ideals and lived social realities, (2) limited legal literacy regarding Islamic marital obligations, and (3) tensions between local customary practices (adat) and formal Islamic legal frameworks. The study concludes that while Islamic family law offers normative guidance for a harmonious domestic life, its implementation faces socio-cultural and institutional obstacles. Enhancing community-based legal literacy and integrating Islamic legal principles into local dispute resolution mechanisms are recommended to address domestic violence more effectively amidst ongoing social change.
Fikih Jinayah dan Relevansinya Terhadap Hukum Keluarga Netti, Misra; Faza, Amrar Mahfuzh; Romianto, Irma; Adenin, Sumantri
QONUN: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-undangan Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : FASYA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/qj.v10i1.12697

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah keterkaitan antara fikih jinayah dan hukum keluarga serta perannya dalam memperkuat perlindungan keluarga dalam konteks sosial kontemporer. Fikih jinayah sebagai cabang hukum pidana Islam tidak hanya mengatur tindak kejahatan, tetapi juga berfungsi menjaga tatanan moral dan sosial masyarakat, termasuk institusi keluarga. Berbagai pelanggaran seperti zina, qadzaf, kekerasan dalam rumah tangga, dan penelantaran keluarga memiliki konsekuensi pidana yang berdampak langsung terhadap keharmonisan keluarga. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer terkait fikih jinayah dan hukum keluarga meninjauh pada sanksi ta'zir dalam Fikih Jinayah dengan pasal-pasal pelanggaran kewajiban suami-istri dalam UU Perkawinan/KHI, untuk menemukan bahwa penegakan hukum pidana Islam dalam keluarga berfungsi sebagai upaya preventif (preventive measure) terhadap kehancuran institusi keluarga, serta putusan hakim di Pengadilan Agama yang mengaitkan tindak pidana (KDRT) sebagai alasan kuat fasakh (pembatalan/putus) pernikahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa fikih jinayah berperan penting dalam melindungi kehormatan, keturunan, dan keselamatan jiwa anggota keluarga melalui penerapan sanksi hudud, qishash, diyat, dan ta’zir. Pendekatan fikih jinayah modern juga menekankan prinsip restoratif yang berlandaskan maqashid syariah, yaitu perlindungan keluarga, pemulihan korban, dan penegakan keadilan. Dengan demikian, integrasi fikih jinayah dan hukum keluarga menjadi penting sebagai upaya memperkuat sistem hukum yang mampu menjaga stabilitas sosial, moral, dan keberlangsungan keluarga sebagai pilar utama masyarakat.