Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Literatur Review Pelaksanaan Surveilans Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Wilayah Jawa Muamalah, Masitoh; Lailis Sa'adah; Putri, Elsa Cornelia; Hasna Labibah Aqila; Maulana, Jaya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.7

Abstract

Survei kesehatan masyarakat merupakan komponen vital dalam upaya deteksi dini, pencegahan, dan pengendalian penyakit, terutama di era globalisasi dengan risiko penyebaran penyakit yang semakin kompleks. Studi literatur ini bertujuan menganalisis pelaksanaan surveilans kesehatan di Puskesmas wilayah Jawa, dengan fokus pada tantangan dan solusi yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur dari jurnal terindeks Scopus, Sinta, dan Google Scholar tahun 2020–2025, dengan kata kunci terkait surveilans kesehatan di Puskesmas. Hasil kajian menunjukkan tiga masalah utama: (1) keterlambatan pelaporan akibat kurangnya pemahaman petugas, sarana komunikasi terbatas, dan partisipasi fasilitas kesehatan yang rendah; (2) keterbatasan SDM surveilans, termasuk pelatihan tidak memadai, beban kerja ganda, dan kurangnya tenaga terlatih; serta (3) lemahnya koordinasi lintas sektor antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan laboratorium, yang berdampak pada ketidaklengkapan data dan respons lambat terhadap wabah. Meskipun regulasi (seperti PMK No. 45 Tahun 2014) dan platform digital (SKDR, NAR) telah tersedia, implementasinya terkendala infrastruktur dan kapasitas SDM. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan pelatihan tenaga surveilans, integrasi sistem informasi kesehatan berbasis teknologi, dan penguatan jejaring kolaborasi antarinstansi. Dengan langkah-langkah tersebut, sistem surveilans diharapkan dapat lebih efektif mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan pencapaian tujuan SDGs di sektor kesehatan.
Case-Control Study: Risk Factors for Diarrhea in Toddlers in the Doro 1 Community Health Center Work Area Risqiyanti, Eva; Lailis Sa'adah; Adinda Zahra Nur Maulida; Jaya Maulana; Dewi Nugraheni Restu Mastuti
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 39 No. 2 (2025): PENA SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The significant rise in diarrhea cases in the highland area of ​​Puskesmas Doro 1, reaching 339 cases in 2025. This study employed a mixed-methods design with a sequential explanatory model. The quantitative phase used a case-control study on 34 toddlers (17 cases and 17 controls) selected through consecutive and simple random sampling. Data analysis utilized the Chi-Square test. The qualitative phase involved in-depth interviews with policymakers. The results showed a significant relationship between diarrhea incidence and clean water facilities (p=0.001; OR=35.00), family latrines (p=0.002; OR=10.56), and waste disposal facilities (p=0.016; OR=5.76). On the other hand, parenting style and handwashing with soap (CTPS) showed no significant relationship. Qualitative findings confirmed that water source contamination due to substandard septic tank distances was the primary cause, even though community hygiene behavior was adequate. Poor physical environmental quality is the major determinant of diarrhea incidence compared to behavioral factors. Interventions focusing on improving basic sanitation infrastructure and protecting water sources are required to break the chain of transmission. Keywords: Case-Control, Toddler Diarrhea, Environment, Mixed Methods, Risk Factors